Pengganti TPA Bujangga Ada Sanitary Landfill, Lokasinya di Pegat Bukur

benuanta.co.id, BERAU – Relokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga ke lokasi  baru segera terealisasi tahun ini di Kampung Pegat Bukur.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menegaskan relokasi TPA Bujangga telah ditetapkan sebagai program prioritas.

“Mengingat kondisi TPA Bujangga yang kini sudah dikelilingi pemukiman masyarakat dan tidak jauh dari TPA sudah dimulai pembangunan rumah sakit, sehingga relokasi ini harus segera dilakukan sebelum rumah sakit baru selesai,” ungkapnya, Kamis (16/5/2024).

Bupati menegaskan kepada OPD teknis untuk melaksanakan pekerjaan sesuai tahap dan aturan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Mustakim, memastikan pembangunan TPA baru itu akan disertai dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Baca Juga :  Tenaga Kerja Lokal Berau Capai 51.343 Orang

“Masterplan pembangunan TPA baru Pegat Bukur di atas lahan seluas 20 hektare (Ha) terdapat pembangunan IPLT,” bebernya.

Saat ini, sambung Mustakim, pembangunan TPA baru sekaligus IPLT masih menunggu proses pembebasan lahan yang ditangani Dinas Pertanahan Berau.

“Jadi peta bidang dari BPN belum keluar. Kalau peta bidang itu sudah keluar, tim aprasial akan menghitung nanti. Yang jelas pembebasan tahun ini,” tuturnya.

Mustakim menyebutkan meski 20 Ha lahan telah disiapkan, lanjutnya, pembebasan lahan akan dilakukan secara bertahap.

“Pada tahap pertama, lahan yang dibebaskan seluas 5 Ha. Secara progres, masterplan DED sudah dilelang DPUPR Berau,” imbuhnya.

Berikutnya pembangunan fisik akan dimulai tahun ini dan bisa dilanjutkan tahun depan.

Baca Juga :  Pemkab Berau Siap Buka Seleksi CPNS 2024

“Karna pembangunan TPA baru di Pegat Bukur akan menggunakan skema sanitary landfill. Lokasi pembuangan juga akan sedikit jauh dari jalan raya dan ditutupi hutan,” jelasnya.

Ia menjelaskan untuk TPA Bujangga saat ini kapasitasnya masih mampu menampung sampah hingga dua tahun mendatang, sambil menunggu pembangunan TPA baru selesai.

“Untuk TPA kita saat ini, kita pertahankan dua tahun masih mampu menampung sampah. Kita targetkan minimal tidak bau,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan DPUPR Berau Decty Toga Maduli, menambahkan pengerjaan fisik TPA itu menelan anggaran daerah senilai Rp 16,5 miliar.

“Kalau ditambah dengan DED, sekitar Rp 20 miliar lebih,” tuturnya.

Disampaikannya, dengan tersedianya anggaran tersebut, pembangunan fisik TPA baru pengganti TPA Bujangga itu akan dikerjakan tahun ini.

Baca Juga :  Perluasan Kesempatan Kerja di Berau lewat Pelatihan Tata Boga

“Jika tidak ada kendala, akhir tahun ini juga sudah mulai bisa digunakan,” imbuhnya.

Diakuinya, saat ini relokasi dan pengerjaan fisik TPA baru itu sedang menunggu penyusunan DED.

“Setelah DED selesai, lelang pun akan segera dilakukan. Sekitar pertengahan atau akhir bulan Mei sudah mulai lelang fisik. Setelah itu mulai dikerjakan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2920 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *