Dinkes Berau Kembali Temukan Satu Suspek Difteri

benuanta.co.id, BERAU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau mengumumkan terdapat satu tambahan suspek difteri dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Berau, Garna Sudarsono mengatakan, masih menunggu hasil uji laboratorium, apakah positif atau negatif difteri.

“Saat ini pasien sedang dirawat di RSUD Abdul Rivai, kondisi pasien semakin membaik,” ungkapnya, Sabtu (27/4/2024).

Baca Juga :  Bupati Berau Sebut Keberadaan PHI Penting

Dikatakan Garna, penularan difteri sangat berpotensi pada orang-orang yang belum mendapatkan vaksin. “Oleh sebab itu, vaksin harus dilakukan di wilayah yang sudah terdapat kasus difteri.

Meski begitu, wilayah lain juga tetap akan mendapat pemberian vaksin,” ucapnya.

Garna pun menjelaskan Dinkes Berau juga akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya para orang tua, terkait pentingnya vaksinasi terhadap anak.

“Sosialisasi lewat media sosial dan media cetak akan terus kita lakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Pentingnya vaksinasi harus diketahui seluruh masyarakat. Termasuk penyebab dan gejala yang ditimbulkan dari difteri,” tuturnya.

Baca Juga :  KPU Minta Pemkab Segera Setujui Pembentukan Sekretariat PPK Tiap Kecamatan

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih meminta agar seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan serta mengikuti anjuran dari Dinkes Berau, demi mencegah lonjakan kasus difteri di Bumi Batiwakkal.

“Apa yang disarankan oleh Dinkes Berau, saya harap dapat dipatuhi masyarakat. Seperti misalnya vaksinasi anak-anak. Jangan takut. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Apalagi kasus Difteri ini mayoritas menjangkit orang yang belum pernah vaksin,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  2.030 Warga Sambaliung Proses Terima Sertipikat Tanah Program PTSL

Reporter: Georgie

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2963 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *