Atlet Panahan PON Kembali Ukir Prestasi Lewat Hasil Tryout di Yogyakarta

benuanta.co.id, TARAKAN – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltara meraih juara pada nomor beregu nasional pada kejuaraan panahan di Yogyakarta. Hasilnya, atlet atas nama Ashila Mutia, Dzakira Amalia, Dzakiya Aulia berhasil meraih juara satu. Sementara di tim mix tim nasional dengan atlet Ashila Mutia dan Pradipta Sakti berhasil menduduki juara tiga.

Terdapat pula nomor individu nasional putri dengan atlet Ashila Mutia mendapatkan juara empat. Prestasi yang sama diraih juga oleh Annisa Devika, setelah mendapatkan juara 4 di nomor individu recurve putri.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1996 votes

Diketahui, para atlet tim PON Kaltara diikutkan kejuaraan Panahan yang akan berlangsung di Yogyakarta dari tanggal 28 Februari hingga 3 Maret lalu. Kejuaraan tersebut pun sekaligus dijadikan tryout sebelum berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut.

Baca Juga :  PSSI Umumkan Skuad Final Timnas Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23

Pelatih atlet Panahan, Andi Prasteyo merasa puas dengan hasil dari kejuaraan tersebut. Terlebih sejak awal pihaknya tak menargetkan juara pada ajang olahraga panahan itu.

“Apalagi para atlet kita ini baru melewati siklus pertama persiapan menghadapi PON. Tapi semua atlet yang kita kirim mendapatkan medali,” ujarnya, Selasa (26/3/2024).

Pihaknya tak memetakan Raihan medali, lantaran atlet Kaltara harus berhadapan dengan atlet PON dari provinsi lain yang juga menyandang status Pelatnas. Terlebih, kualitas kejuaraan juga dinilai sangat ketat. Namun, ia meminta kepada para atlet agar tak mengeluarkan kemampuan maksimal saat tryout digelar.

Baca Juga :  Indonesia Amankan Kemenangan 1-0 atas Australia di Piala Asia U-23

“Karena belum fasenya. Nanti di PON baru kemampuan atlet baru kita maksimal,” tuturnya.

Menurutnya, prestasi atlet PON cabang olahraga panahan cukup membanggakan. Lantaran baru melakukan pemusatan latihan tahap pertama. Dalam persiapannya juga hanya dua bulan lamanya, yang mana waktu tersebut masih dianggap kurang maksimal.

“Jadi dua bulan persiapan kita belum ada spesifikasi untuk perbaikan akurasi, teknik dan segala macam persiapan. Semua masih memperbanyak tembakan dan dilakukan secara mandiri,” bebernya.

Baca Juga :  Real Madrid ke Semifinal Setelah Menang Adu Penalti 4-3 Lawan Man City

Setelah Idul Fitri, Andi menyebut akan melakukan persiapan berupa sentralisasi untuk berlaga di PON. Pada tahapan tersebut pihaknya akan lebih fokus memberikan pelatihan fisik, akurasi dan teknik kepada para atlet. Sejauh ini, pihaknya berencana akan melakukan pemusatan latihan di Malaysia dan Yogyakarta.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *