Pemantauan Hilal di Tarakan Tak Terlihat, Awal Puasa Diyakini Selasa 12 Maret

benuanta.co.id, TARAKAN – Hilal di Kota Tarakan belum terlihat saat pemantauan Ahad petang (10/3), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan membeberkan dua faktor penyebabnya.

Pemantauan hilal dilaksanakan oleh Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tarakan di Taman Berlabuh. Dari hasil data dan laporan dari pihak BMKG perhitungan hilal di Tarakan masih jauh dari standar yang ditentukan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2024 votes

“Untuk di Tarakan pada saat matahari tenggelam itu perhitungan hilalnya masih 0,11 derajat jadi hasil pantauannya hilalnya tidak terlihat masih jauh dari yang disarankan yaitu 3 derajat,” ujar Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi, Ahad (10/3/2024)

Baca Juga :  Terdakwa Tipikor Pembangunan Rumah Kuliner Kotaku Dituntut Pidana 2,6 Tahun

Tak hanya disebabkan oleh perhitungan hilal yang jauh dari standar, namun faktor lainnya yaitu ufuk lokasi melihat hilal juga tertutup awan sehingga menyebabkan hilal di Tarakan tidak terlihat.

Dikatakan Khilmi, ufuk tersebut memang tempat pertemuan awan oleh sebab itu, ia menyarakan untuk mengupayakan mencari tempat ideal untuk melakukan observasi hilal. “Memang seperti ufuknya tempat pertemuan awan sering terjadi. Kita harusnya diupayakan cari tempat ideal untuk observasi hilal ini. Tepat ideal Ufuknya Laut bukan darat seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, ASN Pemkot Tarakan Tak Ada yang Mangkir

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Taufik Rahman membenarkan hilal di wilayah Kaltara tidak terlihat hari ini.

Terkait hal tersebut pihaknya akan membuat surat pernyataan untuk disampaikan kepada Kemenag Pusat sebagai dasar sidang isbat untuk menentukan penetapan awal Ramadhan.

“Titik ini terhalang awan. Kita masih mencari alternatif lain sementara yang pas untuk beberapa tahun terakhir cuma disini (Taman Berlabuh Tarakan) karena memang agak susah memandang ke matahari tenggelam pulau di sana jadi agak susah kita tetap kalau suatu saat bersih cuacanya insyaallah akan terlihat,” jelasnya.

Baca Juga :  Tak Bisa Pasang PJU di Depan Landasan, Pemkot Usahakan Cari Jalan Keluar 

“Laporan ke Kemenag sesuai dengan data yang di berikan BMKG hari ini. Dan itu akan dijadikan dasar sidang isbat malam hari ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *