Jaksa Menjawab, Banyak Warga Curhat Tentang Tumpang Tindih Lahan

benuanta.co.id, BERAU – Kejaksaan Negeri Berau melakukan kegiatan Jaksa Menjawab di halaman Bandara Kalimarau. Kegiatan ini dimaksudkan memberikan layanan konsultasi hukum kepada jaksa oleh masyarakat yang memiliki pertanyaan seputar hukum.

Jaksa Fungsional Bidang Intelijen, Wiranata, mengatakan kegiatan ini kerap dilakukan Kejari Berau sebagai langkah jemput bola memberikan kesempatan bagi masyarakat.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1923 votes

“Tentu untuk melakukan konsultasi permasalahan hukum yang dibutuhkan.
Mungkin sebagian masyarakat bekerja, sehingga tidak punya banyak waktu untuk berkunjung ke kantor, maka kami yang mendatangi,” ucapnya Sabtu (9/3/2024).

Baca Juga :  Digadang Maju Calon Wabup, Fitrial Noor Sebut Masih Tim Sri Juniarsih

Dirinya mengatakan, selama pelaksanaan antusias masyarakat cukup tinggi dan pelayanan yang digelar setiap hari, terkadang 3 hingga 5 orang datang untuk melakukan konsultasi kepada layanan Jaksa Menjawab.

“Ketika kami datang, kami mendekatkan diri dengan aktivitas mereka, sehingga mereka yang sedang luang bisa merapat dan konsultasi,” ujarnya.

Curahan hati masyarakat kata dia pun berbeda-beda, namun, sebagian besar masyarakat kerap melakukan konsultasi terhadap tumpang tindih kepemilikan lahan atau sengketa batas lahan.

Baca Juga :  Marhana Bagikan Voucher BBM 3 Liter untuk Driver Ojek Online

“Permasalahan seperti itu sebenarnya punya mekanismenya, sehingga kita coba mengedukasinya ke masyarakat ke mana mereka harus memulai untuk menyelesaikan,” ungkapnya.

Dikatakan juga, sebagai upaya mendasar adalah mencoba komunikasi antar pihak terkait dengan cara kekeluargaan.

“Sehingga, penyelesaian permasalahan tidak melulu melalui jalur hukum, meski mekanisme itu memang disediakan negara untuk menyelesaikan permasalahan,” tuturnya.

Selain permasalahan tanah, beberapa masyarakat juga konsultasi terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.

Bagaimana menghadapi permasalahan di lingkungannya misalnya sesuatu hal yang diadukan masyarakat pada kegiatan Jaksa Menjawab di Tanjung Redeb terkait ketertiban di lingkungannya.

Baca Juga :  Lapas Berau Butuh Bantuan Filterisasi Air Bersih dari PUPR

“Ada yang adu, kalau di lingkungannya ada sekumpulan orang yang suka mabuk, seperti itu bagaimana kita arahkan sebaiknya seperti apa,” ujarnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman dan pendidikan hukum awam bagi masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang ada.

Bisa menjadi kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan dengan solusi dari pihak yang memahami.

“Kami harap agenda ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pemahaman hukum yang tepat,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *