Kasad Sebut Pembentukan Kodam di IKN Dikaji Usai Pemerintahan Berjalan

Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembentukan satuan Komando Daerah Militer (Kodam) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, bakal dikaji setelah pemerintahan terlaksana dan berjalan di wilayah tersebut.

Saat ini, kata Maruli usai memimpin Rapat Pimpinan TNI AD di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, pihaknya masih fokus terhadap pengamanan di IKN hingga Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus 2024, di mana akan dilangsungkan upacara di ibu kota baru tersebut.

Setelah itu, baru pengamanan di daerah tersebut dilakukan secara bertahap.

“Jadi, perlengkapan untuk keamanan IKN dan sekitarnya, nanti tahap berikutnya terus kami lakukan bertahap,” kata Maruli.

Dia menjelaskan pembentukan kodam di sebuah wilayah menyesuaikan dengan kebutuhan di daerah tersebut. Di Kalimantan Timur, kata Maruli, sudah ada Kodam VI/Mulawarman dan jajaran komando distrik militer (kodim) di bawahnya.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1445 Hijriah pada Rabu 10 April 2024

Kodim di wilayah IKN bakal dipimpin oleh perwira berpangkat kolonel. Selanjutnya, TNI AD bakal melakukan pengkajian kebutuhan terkait pembentukan kodam baru di daerah tersebut.

Namun, Maruli menegaskan bahwa saat ini pihaknya akan membentuk beberapa satuan untuk memperkuat keamanan di IKN.

“Kalau sudah bangun pos koramil (komando rayon militer), kalau ada beberapa puluh, ya, harus ada koordinatornya, kodim. Setelah itu, korem (komando resimen militer) dan setelahnya harus ada pangdam (panglima kodam),” kata Maruli.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1445 Hijriah pada Rabu 10 April 2024

Sebelumnya, Kamis (22/2), Maruli mengungkapkan rencana bahwa TNI AD akan menempatkan 18 satuan di IKN, Kalimantan Timur, seiring dengan rencana pembangunan markas kodim, korem, dan beberapa koramil di ibu kota baru tersebut.

Maruli menegaskan TNI AD siap mendukung kegiatan di IKN, termasuk rencana peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2024.

Dia pun meyakini pembangunan IKN dan pemindahan ibu kota negara merupakan langkah strategis Pemerintah untuk mendukung pemerataan pembangunan.

 

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *