Gaza Saksikan Tingkat Malnutrisi pada Anak Terburuk di Dunia

PBB – Gaza menyaksikan tingkat malnutrisi tertinggi di dunia dengan satu dari enam anak di bawah usia dua tahun mengalami kekurangan gizi, kata Wakil Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia PBB (WFP) Carl Skau pada Selasa (27/2).

“Gaza menghadapi tingkat malnutrisi pada anak terburuk di dunia. Satu dari enam anak di bawah usia dua tahun mengalami kekurangan gizi akut,” kata Skau dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Ketahanan Pangan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1923 votes

WFP siap mengintensifkan operasinya jika gencatan senjata disepakati, katanya menambahkan.

Baca Juga :  Lebih dari 400 Truk Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Gaza

“Jika tidak ada yang dilakukan, kami khawatir kelaparan yang meluas di Gaza hampir tak terhindarkan, yang menurut Kementerian Kesehatan di Gaza telah menelan hampir 30.000 korban jiwa dan melukai 70.000 lebih lainnya sejak Oktober, dengan kemungkinan korban bertambah” kata Ramesh Rajasingham atas nama OCHA dan Wakil Sekjen Urusan Bantuan Kemanusiaan Martin Griffiths.

Baca Juga :  Lebih dari 400 Truk Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Gaza

Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan serangan roket besar-besaran terhadap Israel dari Gaza pada 7 Oktober. Akibatnya, 1.200 orang tewas dan sekitar 240 orang lainnya diculik.

Israel lantas melakukan serangan balasan dan memerintahkan pengepungan total terhadap Gaza dan mulai melancarkan serangan darat yang bertujuan untuk melenyapkan pejuang Hamas dan menyelamatkan para sandera.

Hingga kini, sedikitnya 29.700 orang di Jalur Gaza tewas, demikian menurut pemerintah setempat.

Baca Juga :  Lebih dari 400 Truk Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Gaza

Pada 24 November tahun lalu, Qatar menjadi mediator Israel dan Hamas dalam kesepakatan gencatan senjata sementara, juga menyangkut pertukaran tawanan perang dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Gencatan senjata diperpanjang beberapa kali dan berakhir pada 1 Desember 2023. Sejauh ini, lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan Hamas di Gaza.

Sumber: Sputnik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *