Gedung Ambruk, UPT Puskesmas Gunung Tabur akan Dilakukan Tindakan Darurat

benuanta.co.id, BERAU – Plafon bangunan ruang tunggu UPT Puskesmas Gunung Tabur yang berada di Jalan Padat Karya RT 08 ambruk pagi tadi pukul 10.00 Wita akibat hujan angin kencang.

Kini telah mendapat respon cepat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau sore ini dengan perencanaan bakal dilakukan kegiatan tindakan darurat.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1915 votes

Maksud tujuan tindakan darurat, kata Kepala Seksi (Kasi) Sumber Daya Manusia dan Kesehatan (SDMK) Dinkes Berau Jemmy yaitu mengidentifikasi.

Baca Juga :  Bupati bersama PWI Berau Berbagi Makan Sahur dan Bingkisan ke Ojol

“Saran ibu bupati tadi segera lakukan tindakan darurat berupa identifikasi struktur bangunan mana saja yang diganti untuk kurangi dampak resikonya,” ucapnya Senin (26/2/2024).

“Karena bangunan ini dibangun tahun 2019 kurang lebih 5 tahun,” tambahnya.

Ia pun mencontohkan secara rinci bangunan plafon ruang tunggu UPT Puskesmas Gunung Tabur memakai bahan gypsum itu akan diganti dengan baja ringan lainnya.

Baca Juga :  Marhana Bagikan Voucher BBM 3 Liter untuk Driver Ojek Online

“Apalagi pakai baja ringan jenis Gypsum dengan jangka waktu lama menyebabkan baut kecil tersebut bisa lembab dan berkarat jika kena hujan,” ungkapnya.

Usai menengok konstruksi bangunan rusak, dirinya akan langsung komunikasi lebih lanjut dengan Kepala Dinkes Berau.

“Untuk membahas ada pergeseran anggaran. Karena kebetulan Puskesmas ini ada anggaran lain yaitu penataan halaman UPT Puskesmas Gunung Tabur dipakai untuk perbaikan plafon yang ambruk ini,” bebernya.

Akibat kerusakan plafon ruang tunggu pelayanan di Puskesmas Gunung Tabur pada esok buka setengah hari.

Baca Juga :  Berkah Ramadan, Bisnis Takjil Bikin Cuan Melejit

“Karena kelistrikan masih belum stabil lalu ada beberapa kabel jaringan internet putus, jadi besok pelayanan kesehatan buka setengah hari untuk membenahi plafon rusak,” paparnya.

Terutama beberapa unit vital komputer pun tidak bisa berfungsi dengan normal karena kabel instalasi kelistrikan putus.

“Tapi jikalau sore ini perbaikan jaringan kelistrikan bisa teratasi maka besok pelayanan kami upayakan maksimal,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *