Capai 50 Persen Suara, Pemuda Diminta Tak Absen saat Pemilu

benuanta.co.id, TARAKAN – Dalam mengawasi peran pemilih pemuda dan pemula, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan dan Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan edukasi berupa sosialisasi yang menyasar remaja yang sudah memiliki hak pilih di Kota Tarakan pada Jumat, 9 Februari 2024.

Ketua GPN Kaltara, Rahmat Nur mengatakan suara pemilih pemuda dan pemula harus diawasi, lantaran berdasarkan DPT, terdapat lebih dari 50 persen suara berasal dari kalangan muda.

“Sebenarnya yang paling menentukan pemilu ini ya generasi muda dan pemula itu,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Langsung Ziarah ke Makam Ibu H+1 Pemungutan Suara

Menurutnya, karakter pemuda rata-rata sama, masih kesulitan dalam menentukan pilihan lantaran kurangnya informasi. Dalam forum ini, pihaknya berharap agar kaula muda sadar untuk ikut serta dalam pesta demokrasi 14 Februari 2024 mendatang. Tak hanya turut berpartisipasi, para pemilih muda juga harus mampu menjaga suaranya agak dapat dipertanggungjawabkan nantinya.

“Supaya tidak disalahgunakan dan dicurangi. Seperti money politik ataupun dicurangi seperti suara mereka tidak tersampaikan,” sambungnya.

Pihaknya juga akan terus mendampingi pemilih pemuda tak hanya saat momen Pemilu saja. Melainkan di waktu lainnya untuk memberikan pendidikan politik. Sementara itu, Kasat Binmas Polres Tarakan, mengungkapkan pihaknya turut mengawal pemilih pemula untuk menggunakan hak suaranya. Melalui pendidikan politik, pemilih pemula diharapkan sadar untuk menyalurkan hak nya dalam memilih pemimpin negara.

Baca Juga :  KPU Tegaskan tak Ada Niat Manipulasi Hasil Suara di Pemilu 2024

“Pemilih pemula ini diharapkan sadar juga untuk menilai visi misi dari masing-masing calon, menggunakan wawasannya lah untuk menentukan pilihan,” ungkap Kasat Binmas, AKP Budi Santoso.

Sejauh ini, di wilayah Tarakan sendiri terpantau cukup kondusif jelang pesta demokrasi. Lantaran pihaknya juga melakukan Operasi Mantap Brata untuk mengawasi jalannya tahapan pemilu hingga hari pemilihan.

Baca Juga :  Jokowi Sebut Pertemuan dengan Surya Paloh untuk jadi “Jembatan”

“Masing-masing sudah ada tugasnya untuk melakukan pemilu dengan aman. Itu peran dari kami selaku kepolisian, kita juga meminta tokoh masyarakat dan lainnya agar asas pemilu dapat terlaksana,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *