Perpanjangan Dermaga Pelabuhan Malundung Bakal Mudahkan Aktivitas Operasi 

benuanta.co.id, TARAKAN – Pengerjaan perpanjangan dermaga Pelabuhan Malundung Kota Tarakan akan direalisasikan pada 2024. Sejumlah persiapan telah dilakukan termasuk izin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2023 lalu.

Dikatakan General Manager PT Pelindo IV Regional Tarakan, Rio Dwi Santoso saat ini progressnya masih dalam tahap penyesuaian desain. Terdapat pelebaran dari desain yang sudah dirancang sebelumnya.

“Harusnya tahun ini itu jalan (pengerjaannya). Karena sudah kelamaan juga. Terakhir masih dalam tahap pembahasan kemarin itu,” katanya, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga :  MA Tolak Kasasi Jaksa atas Perkara Sabu 2,7 Kilogram

Ia melanjutkan, pada perubahan desain dermaga pihaknya mengedepankan keefektifan pola operasi. Dengan adanya perubahan pada pelebaran dari desain sebelumnya, maka aktivitas yang terjadi di dermaga seperti bongkar muat akan lebih mudah. Pun dengan kendaraan besar yang juga nantinya beroperasi di dermaga Pelabuhan Malundung.

“Ini investasi besar. Makanya mulai pembangunannya itu dari pusat. Rencana pengerjaannya memang di tahun ini, tapi bulan berapa belum kita tahu,” lanjut Rio.

Baca Juga :  Jaksa Hadirkan Saksi Penangkap pada Sidang Sabu 7 Kg

Adapun desain dermaga yang sudah di rancang sepanjang 380 meter untuk satu tambatan kapal. Nantinya, tak hanya satu kapal yang dapat bersandar, kapal general kargo, penumpang dan peti kemas.

“Jadi nanti three in one atau satu jadi tiga fungsi. Sebelumnya, kalau ada kapal penumpang, kapal kargo itu ngalah, tapi sudah bisa berbarengan. Kalau sekarang ini kan penumpang yang kita dahulukan, jadi selama ini gantian,” bebernya.

Baca Juga :  Basarnas Maksimalkan Penggunaan RIB saat Operasi SAR di Hilir Sungai

Fleksibel nya pola operasi pada desain dermaga Pelabuhan Malundung yang baru, membuat aktivitas pelabuhan nantinya dapat berjalan dengan lancar. Rio menegaskan, saat ini seluruh persiapan sudah selesai, hanya tinggal menunggu perampungan desain baru.

“Tinggal eksekusi sebenarnya, anggaran juga sudah ada, izin sudah ada juga,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *