Debu Tebal di Jalan Durian III, DLHK Minta Tolong Lakukan Penyemprotan

Kepala Bidang Kebersihan Pengelolaan Sampah dan Penanganan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau Suhardi

Debu Tebal di Jalan Durian III, DLHK Minta Tolong Lakukan Penyemprotan

benuanta.co.id, BERAU – Masalah debu tebal di Jalan Raya Durian III Kecamatan Tanjung Redeb yang disebabkan karena berbagai volume kendaraan sangat tinggi lalu lalang untuk  proyek drainase, Kepala Bidang Kebersihan Pengelolaan Sampah dan Penanganan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau Suhardi mengharapkan ada kesadaran pelaksana pekerjaan.

Baca Juga :  KPU Klaim Kecil Kemungkinan Lakukan Pemungutan Suara Ulang

“Masalah di Jalan Durian III ini kan sebenarnya disebabkan ada kegiatan di pengerukan pasir sekitar daerah tersebut sehingga debu itu lari ke Jalan,” ucapnya Selasa (30/1/2024).

“Seharusnya pihak yang mengambil pasir punya kewajiban untuk menyiram. Supaya nanti debu-debu itu tidak berhamburan ke Jalan raya,” tambahnya kepada saat ditemui benuanta.co.id dalam ruang kerja.

Pasalnya, Suhardi mencontohkan seperti di Jalan Diponegoro ada masyarakat yang melapor ke DLHK Berau bahwa saat itu debu daerah tersebut menyebabkan warga setempat sakit sesak nafas.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, Ajak Masyarakat Tanam Sayur dengan Metode Hidroponik

“Nah saya juga mengimbau kepada pihak terkait supaya nanti bisa bekerja sama nantinya. Kalau masalah kebersihan, oke lah DLHK,” tegasnya.

Namun masalah debu tebal di Jalanan umum Kabupaten Berau, kata dia menjadi tugas bersama seluruh instansi terkait.

“Untuk melakukan penyemprotan dan lain sebagainya. Terutama Dinas PU saya berharap bisa saling kerja sama dengan kita lakukan kegiatan kebersihan di Jalan Durian III dan timbulan di Jalan lainnya,” kata Suhardi.

Baca Juga :  Pulau Maratua Disarankan Harus Ada Warning Sistem dan Posko Bencana

Sebab jika mengharapkan DLHK saja saat ini masih terbatas oleh kendaraan operasional yaitu hanya tersedia dua unit.

“Kita ada dua unit dump truk, sebenarnya bisa cuma kendaraan itu untuk semprot tanaman yang saru kapasitas 10 ribu liter dan satunya 5 ribu liter, tapi kami harap ada sinergitas, dari pihak ketiga dan Dinas terkait,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *