Raih Skor 2,94, Ditjen Otda: Kinerja Secara Umum Kaltara Cukup Bagus

benuanta.co.id, Bulungan – Penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembinaan netralitas ASN, dan reformasi birokrasi menjadi isu penting yang diperhatikan oleh pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Berdasarkan evaluasi Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Kaltara dan kabupaten-kota se-Provinsi Kaltara, diperoleh hasil bahwa nilai Kaltara sebesar 2,94.

“Walaupun kategori sedang, Kaltara sebetulnya termasuk dalam kategori tinggi, hanya sedikit lagi dan statusnya sudah tinggi,” ungkapnya kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Usulan CASN Kaltara Sudah Masuk ke Kemenpan RB, Jumlahnya 1.468 Formasi

Kata dia, salah satu dari kendala yang dihadapi adalah kesalahan teknis dalam memasukkan data dan pendekatan audit yang tidak dilakukan oleh Inspektorat saat melakukan verifikasi, sehingga data seringkali tidak valid.

“Namun, secara umum kinerja Provinsi Kaltara dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pendapatan daerah dinilai cukup bagus, meskipun silpa juga tinggi, hal itu tidak menjadi masalah,” jelasnya.

Di masa depan, Ditjen Otda Kemendagri akan mencoba membandingkan kinerja sesama daerah hasil pemekaran. Pasalnya tidak apple to apple membandingkan kinerjanya Provinsi Kaltara sebagai daerah hasil pemekaran dengan daerah induk.

Baca Juga :  Kendaraan Plat Luar Bakal Dibatasi Gunakan BBM Subsidi di Kaltara 

“Sekarang ini lagi diadu dengan daerah yang notabene sudah ratusan tahun seperti Jawa Barat atau Jawa Tengah,” sebutnya.

Sementara itu, untuk skor dan status kinerja evaluasi tahun 2023 di beberapa kabupaten dan kota Se-Provinsi Kaltara adalah sebagai berikut Kabupaten Bulungan memiliki skor 2,9253 dengan status sedang, Kabupaten Malinau memiliki skor 2,7125 status sedang, Kabupaten Nunukan memiliki skor 1,6769 dengan status sangat rendah, Kabupaten Tana Tidung memiliki skor 3,2435 dengan status sedang dan Kota Tarakan memiliki skor 2,8947 dengan status sedang.

Baca Juga :  Program DPM Dibuka untuk Pekerja Pelaut di Bulungan, Ini Persyaratannya

“Untuk itu, kami akan memberikan penilaian khusus wilayah hasil pemekaran, kalau itu dilakukan saya meyakini Provinsi Kaltara akan jadi nomor satu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *