Rakerda SMSI Se-Kaltim Ajak Media Netral Pemilu 2024 dan Pers Berhak Sejahtera

benuanta.co.id, BERAU – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Calon Presiden dan Wakil Presiden pada 14 Februari 2024 mendatang, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Se-Kaltim dan Deklarasi Pemilu Damai, Aman dan Bermartabat tahun 2024 di Tokyo Ballroom, Hotel Bumi Segah, Tanjung Redeb, Kamis (07/12/2023).

Kegiatan Rakerda SMSI Kaltim sekaligus Deklarasi Pemilu Damai tahun 2024 dihadiri oleh Ketua SMSI Pusat, Makali Kumar, Ketua Bawaslu Kaltim, Daini Rahmat, Kapolda Kaltim, AKBP, Sindu Brahmarya, Ketua PWI Kaltim, Endro S Efendi dan Ketua SMSI Kaltim, Abdurrahman Amin serta jajaran Forkopimda Kabupaten Berau.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik diwakili oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas membuka sekaligus menyampaikan bahwa media siber memiliki peran yang sangat penting dalam menyajikan informasi yang akurat, kredibel, dan berimbang kepada masyarakat.

“Di tengah arus informasi yang begitu deras, tugas media untuk menjadi penjaga kebenaran dan perekat persatuan sangatlah berat, tetapi juga sangat mulia,” ucapnya Sabtu (9/12/2023).

Bahkan Sri menilai 2024 mendatang, media siber juga berperan dalam membentuk opini masyarakat, menyampaikan informasi, dan membangun kesadaran publik.

Baca Juga :  Banyak HPL di Eks Kawasan Kampung Transmigrasi

“Terutama dalam era digital seperti sekarang, media siber menjadi salah satu kekuatan utama yang membentuk dinamika sosial dan politik,” ungkapnya.

Bahkan pertemuan para jajaran media online di Bumi Batiwakkal merupakan wujud saling merajut asa tentang kedamaian.

“Pertemuan hari ini, tidak hanya berkumpul untuk merayakan kebersamaan, tetapi juga untuk deklarasi damai bersama tentang
Pemilu Damai 2024,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia Pemilu tahun depan adalah menjadi tonggak demokrasi, dan menjaga suasana damai selama proses pemilihan adalah anggun jawab
bersama kita semua.

“Dengan bersama-sama saya mengajak semua media mari menciptakan lingkungan yang kondusif, tanpa adanya intimidasi atau kekerasan. Pemilu yang damai adalah hak setiap warga negara, dan harus melindungi hak tersebut dengan sepenuh hati,” bebernya.

“Saya ingin mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada SMSI Kaltim atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga integritas dan profesionalisme dalam menyajikan informasi kepada masyarakat,” tambahnya kepada benuanta.co.id.

Pemerintah daerah senantiasa mendukung peran media siber dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Berantem Sama Pacar Usai Pesta Miras, Cewek Cantik Ini Nyemplung ke Sungai

“Melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan jajaran SMSI Kaltim mari mampu menciptakan lingkungan informasi yang sehat dan berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kaltim Daini Rahmat mengatakan dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas sudah semestinya menjadi peran dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Saya berharap peran media-media sebelum melakukan pemberitaan harus bisa melakukan validasi atas fakta-fakta yang ada di lapangan,” tegasnya.

Sebab dirinya menilai isu kampanye mulai saat ini sangat mudah mempengaruhi masyarakat.

“Karena dalam kampanye, bila berbicara terkait isu-isu yang mudah mempengaruhi masyarakat itu sangat rentan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Kaltim, Abdurrahman Amin mengutip pernyataan dari mantan Ketua Dewan Pers yang juga mantan Menteri Pendidikan, Muhammad Nuh bahwa pers sebagai pilot demokrasi ke empat merupakan anak kandung demokrasi.

“Kalau kita pahami, anak kandung demokrasi itu adalah eksekutif, legislatif dan yudikatif dan ada pilot demokrasi ke empat yaitu pers,” tegasnya.

Selayaknya saudara kandung, menurutnya kehidupan pers juga harus di tanggung bersama.

Baca Juga :  Civitas UMB Bertemu Muspika dan Pihak Perusahaan Tambang

“Bukan hanya berbicara mensejahterakan eksekutif, legislatif dan yudikatif maupun penegak hukum. Tetapi, pers sebagai pilot demokrasi ke empat, jangan sampai menjadi anak tiri demokrasi melainkan anak kandung demokrasi,” imbuhnya.

Sehingga, Amin menegaskan bahwa pers juga layak untuk hidup sejahtera, bermartabat.

“Selain itu, salah satu tujuan SMSI sebagai salah satu organisasi yang menjadi konstitusi dewan pers yang menaungi perusahaan-perusahaan media siber adalah kembali meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan martabat pekerja pers,” tuturnya.

“Kalau pekerja pers ini sejahtera martabatnya naik, harga dirinya naik otomatis pemberitaannya juga akan jauh lebih baik. Karena tingkat kesejahteraan ini akan berkolerasi dengan kemampuan intelektualnya seorang wartawan,” ujarnya.

Dirinya juga menyebut, tujuan Rakerda SMSI Se-Kaltim di Kabupaten Berau agar menyatukan persepsi kembali bahwa apa yang telah dilakukan oleh perusahaan media selaras dengan tujuan pers.

“Begitu juga dalam memasuki tahun politik, fungsi media atau pers menjadikan masyarakat paham dalam menentukan pilihannya dalam pemilu mendatang,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *