Buka KIF 2023, Gubernur Ajak Investor Investasi di Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) membuka kegiatan Kaltara Investment Forumnya (KIF) yang berlangsung di Jakarta Pusat melalui zoom meeting pada Kamis, 7 Desember 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Para duta besar negara sahabat, Wakil gubernur Kaltara, Ketua DPRD Kaltara, Sekretaris Provinsi Kaltara, beserta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara, Direktur kementerian Pengembangan Investasi Promosi Kementerian Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu pintu Provinsi Jawa Barat, Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat, Kepala dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur, Ketua Kadin Provinsi Jawa Timur, Seluruh Asosiasi  Perusahaan di lingkungan Provinsi Kaltara dan Seluruh jajaran PT. Tempo Inti Media Harian.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang mengundang para tamu untuk mengeksplorasi potensi yang ada di Kaltara. Menurutnya, Kaltara memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, seperti infrastruktur dasar, ketahanan pangan, perikanan, pariwisata, energi, dan pendirian industri hijau.

Baca Juga :  TKD Kaltara Capai 12,49 Persen pada Januari 2024 

“Sektor-sektor ini sangat penting guna menjamin pertumbuhan yang berkelanjutan dan masa depan yang sejahtera bagi masyarakat Kaltara dan indonesia,” ujar Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang, Kamis (7/12/2023).

Dikatakan Gubernur, Kaltara dianugerahi potensi yang melimpah dan saat ini sedang giat-giatnya membangun dan terus berbenah untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lain dan menyongsong kesejahteraan bagi masyarakat. Dengan semangat yang terkandung dalam misi meningkatkan kinerja pembangunan dan investasi daerah dengan melibatkan pengusaha, dan investor lokal serta nasional.

“Beberapa kebijakan baru akan terus kami dorong. Saat ini di provinsi kalimantan utara memiliki 17 Investment Project Ready to Offer (IPRO) pada sektor infrastruktur, food security downstream industri, tourism, energi dan green industrial park,” ungkapnya.

Kaltara sendiri berada pada di wilayah jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang sering dilewati oleh kapal yang berlayar dari perairan Indonesia ke alur pelayaran tradisional yang meliputi kawasan Malaysia, Filippina, Brunei, Singapura, dan negara Asean serta negara Asia Pasifik seperti Hongkong, China, Korea Selatan, dan Jepang. Sehingga menurutnya Provinsi Kaltara merupakan provinsi yang layak sebagai daerah tujuan investasi sebab Kaltara merupakan kawasan kondusif untuk berinvestasi.

Baca Juga :  5 Pulau Terluar di Kaltara-Kaltim Dikunjungi Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024

Tak hanya itu saja, Kaltara merupakan Provinsi dengan tingkat kejahatan terendah di Indonesia dan telah memiliki infrastruktur pendukung yang memadai. Hal ini dibuktikan dengan hasil penilaian kinerja pelayanan terpadu satu pintu dan kinerja percepatan pelayanan berusaha oleh BKPM kementerian Investasi RI.

Kaltara masuk dalam kategori sangat baik dengan nilai 80,491 dan terbuka bagi investasi dan transfer teknologi, termasuk investasi untuk transisi energi. Hal ini merupakan peluang besar terbuka bagi pengembangan bahan bakar nabati, energi baru dan terbarukan serta industri baterai litium.

“Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) merupakan green industrial park yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, bapak Joko Widodo menjadi kawasan industri hijau terbesar di dunia,” jelasnya.

Baca Juga :  Wamendag Ingatkan Bahwa Media Sosial tidak Boleh Berjualan

Sebagai Kepala Daerah Provinsi Kaltara, ia menganggap para investor adalah partner dalam rangka pembangunan Kaltara yang berkelanjutan dengan tujuan utamanya adalah kesejahteraan masyarakat Kaltara. Oleh karena itu, partisipasi aktif para pemangku kepentingan yaitu stakeholder terkait dalam sangat ia harapkan.

Ia juga berharap KIF 2023 ini dapat menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan kebijakan daerah yang ramah dengan investasi serta menciptakan peluang investasi baru dengan berkolaborasi dengan para pihak. Ia pun mengajak para peserta kegiatan forum investasi Kaltara ini, untuk mengeksplorasi peluang ini dan mempertimbangkan untuk berinvestasi di Kaltara.

“Bersama-sama, mari kita bangun masa depan yang sejahtera dan berkelanjutan bagi kalimantan utara dan indonesia sebagai satu kesatuan. Kaltara ada untuk indonesia,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *