Penguatan SDM dari Sekolah Dasar Disdikbud Kaltara Kenalkan belajar.id

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Upaya pemerintah dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali luncurkan aplikasi sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada guru dalam mengakses aplikasi belajar.id.

belajar.id sendiri merupakan salah satu aplikasi online terbaru yang dikembangkan oleh Kemendikbud RI, yang nantinya bisa diakses oleh seluruh guru dan pelajar.

Baca Juga :  Pengadilan Tinggi Kaltara Masih Belum Punya Gedung Defenitif

“Makanya ini kita perkenalkan agar, seluruh guru dan pelajar disemua tingkatan sekolah sudah bisa mengakses aplikasi ini dengan akun pribadi masing-masing,” kata Sekretaris Disdikbud Kaltara, Sudarsono pada Selasa, 28 November 2023.

Sudarsono menjelaskan belajar.id ini nantinya bisa diakses oleh seluruh pelajar dengan pengawasan guru. Di mana aplikasi ini nantinya bisa digunakan oleh semua pelajar untuk belajar secara online, baik di rumah ataupun di sekolah.

Baca Juga :  Tahun Ini Baznas Kaltara Targetkan Perolehan Zakat Sebesar Rp 3 Miliar

“Sama seperti saat kita belajar online saat periode pandemik Covid-19 lalu. Namun bedanya saat ini belajar.id kita gunakan untuk mempermudah pelajar dalam belajar,” ujarnya.

Ia juga membeberkan penggunaan belajar.id ini bisa dijangkau oleh hampir semua sekolah yang ada di provinsi Kaltara. Adapun kelemahan dari belajar.id ini sendiri ialah penggunaannya yang belum bisa diakses oleh sekolah yang masih mengalami blankspot.

“Kita sudah coba dan memang bisa dijangkau oleh hampir semua Sekolah, khususnya yang ada di daerah perkotaan,” lanjutnya lagi.

Baca Juga :  Pelabuhan Tengkayu II Bakal Fokus Jadi Pelabuhan Perikanan

“Sementara itu sekolah yang masih blankspot cuma ada satu, dua sekolah saja namun hal ini bisa diatasi dengan memasang alat penembak jaringan. Jika sekolah itu bersedia. Intinya aplikasi ini bisa diakses oleh semua guru dan pelajar,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *