Lanal Nunukan Sita 73 Pasang Sepatu Branded Bekas dari Malaysia Tujuan Tarakan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pakai modus baru untuk mengelabui petugas, 4 kardus berisi sepatu bekas grade sortir asal Tawau, Malaysia gagal beredar di Kota Tarakan.

Puluhan sepatu bekas berbagai merek ini berhasil diamankan oleh Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Nunukan di dermaga PLBL Liem Hie Djung Nunukan pada Sabtu (25/11/2023) sekira pukul 07.30 Wita.

Komandan Lanal Nunukan, Letkol Laut (P) Handoyo mengatakan pengungkapan ini berawal dari Unit Intelejen Lanal Nunukan yang mendapatkan informasi dari masyarakat terkait masih maraknya pengiriman Ballpers dari Tawau, Malaysia ke Nunukan dengan menggunakan modus baru.

“Modus baru, jadi Kopi Ballpers ini di pecah-pecah menjadi paket curah yang lebih kecil-kecil untuk mengelabuhi petugas dilapangkan,” kata Handoyo kepada awak media, Selasa (28/11/2023).

Baca Juga :  Realisasi APBN Januari 2024 Mencapai Rp 785,23 Miliar

Tim SFQR Lanal Nunukan kemudian melakukan pendalaman di area akses entry dan exit point masyarakat Nunukan antara lain di PLBL Nunukan dan sejumlah dermaga speedboat Tradisional yang berada di wilayah Nunukan maupun Dermaga-dermaga tradisional di wilayah Sebatik.

Hingga pada Sabtu lalu, Personel yang tengah berada di pelabuhan PLBL Liem Hie Djung Nunukan mencurigai adanya 4 paket kardus besar yang dimuat ke dalam speedboat penumpang reguler pelintasan Nunukan-Tarakan.

Baca Juga :  Konsumsi Beras Bulog, Masyarakat Harus Membiasakan Diri

Dikatakannya, Tim kemudian berkoordinasi dengan pihak pengurus speedboat reguler untuk memeriksa dan mengamankan paket mencurigakan tersebut.

“Saat diperiksa, 4 paket kardus itu berisi 73 pasang sepatu bekas berbagai merk ternama dengan kualitas ballpress grade sortir atau sepatu branded dengan kondisi fisik di atas 70 persen,” ungkapnya.

Handoyo menuturkan, dari hasil pendalaman terhadap ABK Speed diketahui jika sepatu tersebut dititipkan untuk dimuat tanpa diketahui pemilik dari muatan. Yang mana sebelumnya, pemilik paket tersebut mengatakan jika paket itu berisi pakaian TKI yang akan pulang kembali ke Jawa.

Barang ilegal tersebut kemudian diamankan ke Mako Lanal Nunukan untuk pengembangan kasus dan pemetaan pola baru penyelundupan Ballpress.

Baca Juga :  Wamendag Ingatkan Bahwa Media Sosial tidak Boleh Berjualan

“Tentunya hasil penindakan ini tidak lepas dari sinergitas yang baik diantara Lanal Nunukan dan Bea Cukai sebagai leading sector dalam penanganan kasus kepabeanan. Puluhan pasang sepatu ini kita serahkan ke Bea Cukai untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Handoyo mengatakan, ke depannya Lanal Nunukan akan terus meningkatkan intensitas patroli penindakan dan meningkatkan kerja sama dengan stakeholder lainnya untuk mencegah dan meminimalisir kegiatan ilegal yang kerap terjadi di wilayah perbatasan.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *