Kualitas SDM dan Faskes akan Ditingkatkan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Layanan kesehatan salah satu hal penting yang harus diberikan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat. Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP melihat pelayanan kesehatan di Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini telah berjalan dengan baik.

Hal itu senada dengan hasil kunjungan Komisi IX DPR RI beberapa waktu lalu di Kaltara yang memantau langsung beberapa lokasi pelayanan kesehatan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1942 votes

“Pantauan Komisi IX ini bidang kesehatan berjalan cukup baik. Tidak ada yang menonjol, tapi apa yang ada sekarang masih perlu ditingkatkan,” ujar Yansen kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Selama Febuari Jumlah Penumpang Angkutan Laut Capai 11.765 Orang

Catatan yang diterimanya, masih ada beberapa item yang harus dipenuhi dan ditingkatkan. Kata dia, ada fasilitas kesehatan di rumah sakit yang telah berjalan namun sumber daya manusia (SDM)-nya harus ditingkatkan.

“Sehingga hal ini harus kita sinkronkan ke depan dari hasil kunjungan kemarin,” paparnya.

Hanya saja ada tidak semua layanan itu sama, ada yang ditemukan di daerah satunya fasilitas kesehatannya bagus tapi tenaga kesehatan (Nakes)-nya kurang dalam jumlah. Ada juga yang ditemukan karena kualitasnya yang kurang.

Baca Juga :  Perekaman e-KTP di Kaltara 98,68 Persen

“Ada alat tapi tidak ada tenaga kesehatannya, ada alat dan nakes tapi tidak ada penguasaan SDM yang bagus. Ini yang perlu kita tingkatkan ke depan,” ucapnya.

Lanjutnya, tujuan semua itu terpenuhi agar kualitas pelayanan kepada masyarakat betul-betul yang terbaik.

“Seperti RSUD dr. H. Jusuf SK fasilitas sudah relatif tersedia tapi nakes-nya kurang yakni tenaga terampil yang kurang,” sebutnya.

Begitu juga Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tarakan fasilitasnya sudah bagus, namun masih butuh peningkatan.

Baca Juga :  Selama Febuari Jumlah Penumpang Angkutan Laut Capai 11.765 Orang

“Intinya masih ada plus minus-nya, yang perlu ditingkatkan,” tuturnya.

Pihaknya inginkan rumah sakit yang ada sekarang menjadi rujukan bagi masyarakat utamanya dari perbatasan baik dari Kabupaten Nunukan maupun Kabupaten Malinau.

“Kalau dari Malinau ke Tarakan itu sudah sewajarnya, asal jangan ke Jakarta atau kemana. Itu yang mau kita kejar sekarang mutu dan kualitas pelayanan itu diberikan sesuai standar kebutuhan di Kaltara,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *