Ke Perbatasan Berau-Kaltara, Bupati Resmikan Comunity Center dan Sarana Air Bersih MCK di Maluang

benuanta.co.id, Berau – Bupati Berau, Sri Juniarsih bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau Iswahyudi meresmikan Gedung Comunity Center Komunitas Adat Terpencil (KAT) serta sarana air bersih dan mandi cuci kakus (MCK) untuk masyarakat. Peresmian Gedung Comunity Center KTA di Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, itu berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Ini adalah wujud keseriusan kita dalam membangun fasilitas yang dapat memberikan manfaat untuk masyarakat,” ungkapnya Selasa (30/5/2023).

Menurutnya fasilitas gedung Comunity Center KAT sangat dinantikan masyakarat Kampung Maluang.

“Sebagai pusat terlaksananya berbagai aktivitas baik berbagai perkumpulan dan kegiatan keramaian lainnya,” ujarnya.

Pihaknya berharap gedung Comunity Center KAT Kampung Maluang dapat dimanfaatkan oleh warga secara optimal.

“Oleh seluruh warga komunitas adat terpencil Dinsos Maluang ke depannya. Tentu ini merupakan fasilitas yang harus kita jaga dengan sebaik-baiknya agar terus dapat manfaat untuk kita jangka panjang,” ucapnya.

Baca Juga :  Bupati Hadiri Pengukuhan DPC IWAPI Berau

Peresmian yang ditandai dengan penguntingan pita dan penandatanganan prasasti pembangunan Gedung Comunity Center KAT Kampung Maluang tersebut dapat terwujud Sri Juniarsih menjelaskan anggaran tersebut berasal dari bantuan dari Kementerian Sosial dengan total anggaran Rp1,1 miliar.

“Mengingat biaya gedung ini menggunakan biaya yang cukup besar. Sebagaimana yang dilaporkan kepala dinas sosial yaitu sebesar Rp200 juta yang bersumber dari dana kementerian sosial dari total Rp 1 miliar Rp 100 juta,” bebernya.

Ia juga menjelaskan selain telah dibangun Gedung Comunity Center KAT Kampung Maluang, masyarakat kini pun dapat merasakan sarana air bersih.

“Tentunya ini merupakan capaian yang luar biasa dan sebuah langkah kemajuan. Di mana masyarakat diharapkan dapat hidup lebih sehat melihat beberapa belakangan ini cuaca cukup ekstrim dan perkembangan virus makin cepat, tentunya air bersih sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Ajukan Pembukaan Rute Penerbangan Berau ke Jogja dan Makassar

Sehingga dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat dan para pengurus Gedung Comunity Center KAT di Kampung Maluang diharapkannya hidup sehat dan bersih.

“Dengan rajin cuci tangan memakai sabun, menggunakan jamban, tidak boleh lagi ada WC terbang. Yang boleh buang air yang sudah disediakan. Karena juga akan berdampak untuk kesehatan kita, intinya serba bersih sesuai beraktivitas,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi menambahkan dalam beberapa tahun terakhir KAT yang ada di Berau telah mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Secara bertahap dipenuhi fasilitas pendukungnya,” sebutnya.

Bahkan secara perlahan kata dia, KAT yang ada juga telah melebur dan menjadi bagian dalam RT di kampung.

Baca Juga :  Wakil Bupati Gamalis Apresiasi Kejari Berau Ungkap 16 Perkara TPUL

“Di KAT Maluang ini juga telah dibantu dari Kemensos, yang berfokus pada pemberdayaan. Pada tahun lalu mendapatkan bantuan stimulasi kepada 80 kepala keluarga, bantuan peralatan rumah tangga, sarana pendidikan dan MCK,” ujarnya.

Sebagai informasi, kata dia saat ini yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah pembangunan rumah bagi masyarakat KAT Maluang.

“Di mana lahan yang ada sudah dihibahkan kepada pemerintah daerah. Tinggal dilakukan perencanaan untuk membangun perumahan secara bertahap,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1987 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *