Pesta Adat Tuaq Manuk, Bupati dan Wakil Bupati Berau Diberi Nama Penghargaan

benuanta.co.id, BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Berau Gamalis, hadiri perayaan pesta adat Tuaq Manuq, di Kampung Merabu, Kecamatan Kelay.

Perayaan pesta adat Tuaq ManuQ yang diselenggarakan di balai adat tersebut pun dihadiri oleh ratusan warga Merabu dan sekitarnya. Termasuk juga, sejumlah kepala kampung sekitar Merabu serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dari pantauan benuanta.co.id ada yang unik dari rangkaian acara tersebut, yaitu Bupati dan Wakil Bupati mendapatkan nama penghargaan dari tokoh adat di kampung itu karena dianggap cukup peduli masyarakat Merabu.

Bupati Berau Sri Juniarsih diberi nama penghargaan Bungainuk yang artinya orang tercantik.

Sementara Wakil Bupati Berau Gamalis diberi nama Libun atau pendiri dan pelindung Kampung Merabu.

Alhasil usai mendapat nama kehormatan dari warga Merabu itu, Sri Juniarsih sangat mengapresiasi dan merasa sangat terhormat dengan nama yang diberikan.

Bahkan dirinya mengaku akan terus berupaya menjadi pemimpin yang baik dan amanah bagi warganya, termasuk kepada masyarakat di Kampung Merabu.

“Saya mengucapkan terimakasih nama dan gelar yang diberikan kepada saya. Ini menjadi kebanggaan buat saya. Dan saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat Berau, termasuk warga Merabu,” katanya, ungkapnya Jumat (26/5/2023).

Dirinya juga mengaku, kehadirannya di Kampung Merabu tidak hanya mengeksplor objek wisata dan budaya di sana. Tapi juga bersilaturahmi dengan masyarakat Merabu.

“Ada harapan besar kepada pemerintah daerah untuk kemajuan kampung dan SDM-nya.  Seperti misalnya, peningkatan infrastruktur dasar, mulai jalan, jaringan telekomunikasi, peningkatan SDM melalui pendidikan. Hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Ini akan coba saya realisasikan,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan, untuk merealisasikan keinginan masyarakat di sana, dirinya berharap terjalin komunikasi yang baik Pemerintah Kampung dan Pemkab Berau.

“Saya membuka ruang dan tidak menutup diri. Makanya saya selalu datang ke pelosok kampung , salah satunya ingin melihat perkembangan dan mengetahui apa kendala yang dihadapi kampung secara langsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sri Juniarsih pihaknya menjelaskan bakal selalu berupaya mewujudkan dan menindaklanjuti usulan masyarakat di Kampung Merabu. “Tapi kami akan coba realisasikan itu,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Bupati Berau, Gamalis menambahkan terkait terhadap nama yang diberikan tokoh adat tersebut merupakan sebuah penghargaan baginya.

“Pemberian nama tersebut merupakan sesuatu yang sakral dan tidak semua orang mendapatkannya. Saya kira ini sebuah penghormatan atas kehadiran kami ke Merabu. Dan ini tidak semua orang diberi nama itu,” tuturnya.

Dijelaskannya usai dengan pemberian nama itu, Gamalis atas nama Pemkab Berau, akan terus bekerja mewujudkan harapan masyarakat Bumi Batiwakkal.

“Semoga kami bisa mewujudkan apa yang diharapkan masyarakat, meskipun itu dilakukan bertahap,” bebernya.

Terpisah, Ketua Adat Basap Lebo, Kampung Merabu, Sulaiman mengatakan, pemberian nama Bungainuk untuk Bupati Berau dan Libun untuk Wakil Bupati sudah berdasarkan keputusan bersama tokoh adat Merabu.

“Jadi Bungainuk merupakan seseorang paling cantik atau orang tercantik di Merabu. Adapun Libun merupakan sosok pendiri, pelindung sekaligus pemimpin Merabu. Baik untuk masyarakat, maupun adat budayanya.

Tak hanya itu, Solaiman berharap, Bupati Berau dan Wakil Bupati Berau sekarang, bisa menjadi sosok seperti Bungainuk dan Libun.

“Besar harapan kami, mereka berdua bisa menjadi memimpin seperti itu ke depannya,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2875 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *