benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menghadiri sekaligus membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen dan Pelayanan Desa (SIMPELDESA) kerjasama Dinsos-PMD Tana Tidung dan PT. Hanna Idea Indonesia pada Kamis (2/6/2022).
Dalam sambutannya Bupati Ibrahim Ali mengatakan dalam mewujudkan digitalisasi administrasi desa berdasarkan Permendagri Nomor 47 Tahun 2016 yang telah disesuaikan dengan Tupoksi perangkat desa.
Simpeldesa merupakan aplikasi berbasis web yang terintegrasi dengan aplikasi berbasis mobile akan semakin mempermudah interaksi administrasi pelayanan dan usaha desa antara pemerintah desa dan masyarakat desa.
Aplikasi Simpeldesa ini memiliki 3 keunggulan fitur utama yaitu smart government untuk memudahan pemerintahan desa dalam mengerjakan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Smart ekonomi untuk interaksi bisnis antara warga desa dengan warga desa lainnya, atau warga desa dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau lembaga ekonomi desa lainnya yang berdampak pada perkembangan bisnis BUMDes dan pendapat asli desa.

Kemudian smart society untuk memudahkan warga desa satu dengan warga desa lainnya dalam meminta atau memberi pertolongan baik bersifat materil maupun non materil.
Bupati menyebut dengan adanya aplikasi digitalisasi Simpeldesa ini segala urusan administrasi dan pelayanan publik di masyarakat desa dapat berjalan dengan baik, efektif dan efisien.
“Sehingga kepuasan pelayanan akan semakin tinggi yang secara otomatis hal ini akan berdampak pada perkembangan bisnis desa dan pendapatan asli desa. Dengan begitu, siklus perputaran ekonomi di desa dapat berjalan baik dan pembangunan desa akan lebih maju serta terwujudnya Kabupaten Tana Tidung yang berperadaban, sejahtera, indah dan humanis,” ujar Bupati Ibrahim Ali.
Mantan Ketua DPRD KTT ini berharap adanya aplikasi administrasi dan pelayanan desa berbasis digitalisasi ini akan semakin meningkatkan produktivitas kinerja pemerintah desa.
“Semoga dengan adanya aplikasi Simpeldesa ini masyarakat lebih dapat terbantukan dalam mengurus berbagai administrasi, sehingga upaya untuk menjadi smart government, smart ekonomi dan smart society di Upun Taka (Tana Tidung) dapat berjalan dengan baik dan tersistem sebagaimana harapan bersama,” harapnya.
Ketua KHTI Kabupaten Tana Tidung ini juga berpesan kepada panitia penyelenggara Bimtek sistem informasi manajemen dan pelayanan dan juga kepada seluruh pemerintah desa untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Mungkin bagi generasi muda akan lebih mudah mengoperasikannya, akan tetapi berbeda dengan orangtua yang minim akan pengetahuan apalagi Gaptek terhadap keberadaan aplikasi ini, sehingga perlu adanya sosialisasi secara berkala. Baik dalam bentuk petunjuk teknis berupa tulisan maupun tutorial video dalam mengoprerasikan Simpledesa ini, sehingga masyarakat desa dapat mengaplikasikannya dengan baik,” tutupnya. (*/bn1)
Editor : Yogi Wibawa







