benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung belum memiliki rencana untuk menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam membangun ataupun memperbaiki fasilitas pelabuhan speedboat atau pun pelabuhan kapal feri saat ini.
Pasalnya, melihat APBD KTT yang saat ini hanya Rp 689 miliar, tentunya membangun ataupun memperbaiki fasilitas Pelabuhan akan menjadi beban Daerah yang telah merencanakan pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) baru.
Bupati KTT Ibrahim Ali mengatakan pembangunan ataupun perbaikan fasilitas Pelabuhan yang ada di KTT saat ini bisa saja dilakukan, jika adanya bantuan keuangan dari pemerintah pusat.
“Kalau mengharapkan APBD tentunya sangat berat, kecuali menggunakan APBN atau anggaran kementrian baru kita bisa lakukan hal itu,” kata Ibrahim Ali, Ahad, 29 Mei 2022.
Meski retribusi yang diterima oleh Pemkab saat ini melalui Pelabuhan KTT saat ini telah mencapai Rp ratusan juta per tahun. Namun angka itu belumlah cukup, jika ingin membangun Pelabuhan baru.
“Memang retribusi kita saat ini yang ada di Dishub mencapai Rp 200 atau 300 jutaan, tapi jika kita hitung dengan biaya pembangunan dan perencanaan pembangunan Daerah yang sudah ada, tentu tidak akan cukup kan,” ujarnya.
“Makanya saat ini kita selalu melakukan lobi-lobi di pempus, agar KTT ini juga mendapat perhatian khusus, mengingat saat ini KTT menjadi bagian dari perencanaan KIPI,” terangnya.
Walaupun pembangunan Pelabuhan baru saat ini terdengar sangat sulit, namun bukan Ibrahim Ali namanya jika tidak memiliki rencana cadangan dalam membangun KTT. Orang nomor satu di KTT itu membeberkan saat ini, pihaknya bersama Dishub KTT juga telah membangun komunikasi khusus dalam membahas pembangunan Pelabuhan KTT, bersama dengan Dirjen Perhubungan angkutan Darat dalam menentukan perencanaan pembangunan Pelabuhan baru di KTT.
“Dirjen perhubungan telah kesini untuk meninjau lokasi-lokasi Pelabuhan baru kita dan semoga ini titik terang bagi kita. Mungkin tidak di tahun ini, tapi setidaknya bisa dilakukan dimasa yang akan datang,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







