benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bakal pensiun di tahun 2022 ini, dikhawatirkan akan menyebabkan kekosongan bagi jabatan-jabatan strategis di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung.
Pasalnya saat ini, selain kekurangan jumlah ASN biasa, Pemkab Tana Tidung juga kekurangan jumlah ASN yang memenuhi kualifikasi asesmen sebagai syarat untuk seorang ASN dapat mengisi jabatan strategis seperti kepala OPD.
Bupati KTT Ibrahim Ali, mengatakan saat ini jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) ASN yang ada di KTT, memang sangat kurang, khususnya ASN yang sudah asesmen.
“Jangankan untuk ASN yang asesmen untuk ASN biasa saja sebenarnya kita juga masih kekurangan. Makanya saat ini, ketika ada pergantian jabatan kepala, kita masih sulit mencari penggantinya. Makanya beberapa jabatan saat ini masih diisi PLT,” kata Ibrahim.
Meski demikian, bukan berarti Pemkab Tana Tidung tidak menanggapi hal ini dengan serius. Oleh karena itu melalui program asesmen ASN yang sedang dibuat oleh Pemkab Tana Tidung, diharapkan dapat mengisi berbagai bidang yang kosong di pemerintahan saat ini.
“Bulan Februari lalu, sudah ada 2 ASN kita yang akan memenuhi kualifikasi asesmen dan kita harap jumlah ASN asesmen kita terus bertambah,” ujarnya.
“Dan kita harap program asesmen ASN ini terus berjalan agar semakin banyak ASN senior kita yang dapat memenuhi kualifikasi untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong,” terangnya.
Diakui oleh orang nomor satu di KTT itu, hal ini sebenarnya sudah diwanti-wanti olehnya sejak pertama kali menjabat sebagai bupati KTT. Menurutnya, jabatan strategis seperti kepala dinas harus menjadi jabatan tetap dengan ASN yang memenuhi kualifikasi dari asesmen.
Hal itu bertujuan agar kebijakan-kebijakan yang diambil oleh setiap bagian OPD dapat terkoneksi dengan baik dengan kebijakan Pemkab.
“Kalau jabatan Plt itu hanya sekedar mengisi kekosongan saja. Namun untuk pengambilan kebijakan mutlak di OPD-nya itu belum bisa. Sehingga hal ini lah yang membuat OPD kita lambat berkembang,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







