benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama idul fitri 1443 H, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Ibrahim Ali-Hendrik langsung sidak untuk mengecek Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja.
Wakil bupati KTT Hendrik mengatakan, sidak kali ini terbagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok itu dipimpin oleh bupati dan dirinya.
“Masing-masing kelompok ini dipecah untuk pergi mengecek beberapa OPD dan kebetulan tadi saya melakukan pengecekan, di OPD PUPR, Kominfo, Keuangan, dan beberapa OPD lainnya,” kata Hendri, Senin, 9 Mei 2022.
Dalam sidak absensi ASN dadakan pasca cuti bersama itu, Hendrik mengaku pihaknya tidak menemukan adanya ASN yang nekat melakukan bolos kerja.
“Tidak ada ASN yang bolos tanpa alasan penting, artinya semua ASN telah hadir sesuai dengan yang kita harapkan,” ujarnya.
Jika nantinya ada ASN yang nekat bolos kerja, Hendrik menegaskan pihaknya tidak akan Segan-segan melakukan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 100%, kepada oknum ASN yang sengaja membolos.
“Komitmen saya sama pak bupati, seperti itu dan sebelum mulai cuti bersama kemarin, semua ASN sudah kita ingatkan untuk tidak bolos kerja dihari pertama cuti bersama, jika TPP-nya tidak ingin dipotong 100 persen,” tegasnya.
Meski demikian, aturan tersebut tidak berlaku terhadap ASN yang memiliki alasan tertentu yang bersifat penting, seperti mengalami kecelakaan, ada keluarga yang meninggal dan sakit.
“Secara manusiawi, tentu hal itu dapat kita tolerir. Karena memang ada ASN kita yang tidak masuk kerja dihari ini, karena alasan itu, dan karena dapat dibuktikan tentukan kita izinkan,” terangnya.
“Yang kecelakaan dan keluarga meninggal kita berikan cuti bersifat penting dan ASN yang sakit kita berikat cuti tambahan,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







