Lokasi Puspem KTT Berpindah, Tideng Pale Tetap Jadi Pusat Perekonomian

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung optimis pembangunan pusat pemerintahan (Puspem) dapat meratakan ekonomi semua wilayah yang ada di KTT. Desa Tideng Pale merupakan Puspem KTT saat ini, adanya rencana pemindahan Puspem ini dikhawatirkan akan membuat Desa Tideng Pale menjadi lumpuh.

Menurut Bupati Ibrahim Ali saat ini masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan hal belum tentu benar adanya. Ia menegaskan pemerintah tidak mungkin akan membuat program yang tidak berlandaskan dari keuntungan masyarakatnya.

“Pemindahan Puspem sudah diukur dan direncanakan sedetail mungkin dengan menyesuaikan target pemerintah pusat dan provinsi ke depan. Sehingga kita tidak boleh tertinggal,” kata Ibrahim.

Ia menjelaskan adanya perencanaan pembangunan skala besar yang dirancang oleh pmerintah Pusat dan pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di wilayah Desa Bebatu. Membuat Puspem juga harus dipindahkan agar pemerintah ke depannya dapat memanfaatkan potensi penuh yang ada di KTT.

“Pusat industri kita saat ini ada di bebatu karena banyak perusahaan, pembangunan 3 pelabuhan berstandar Nasional juga akan dibangun dibebatu, sehingga potensi ini yang ingin kita manfaatkan,” ujarnya.

“Apalagi lahan juga masih banyak yang kosong, ditambah lokasi Puspem sangat strategis bagi 4 kecamatan kita. Makanya sangat tidak mungkin kita berjalan asal-asalan,” ujarnya.

Ibrahim Ali menilai kabar ancaman bagi perekonomian Tideng Pale dihembuskan dari orang yang tidak bertanggung-jawab, sehingga ia ingin agar masyarakat luas tidak ikut terprovokasi oleh isu tidak jelas tersebut.

“Tidak usah terlalu khawatir terjadi yang macam-macam. Itu hanya sedikit provokasi dari orang-orang yang tidak bisa move on. Harusnya berpikirannya maju, jangan berpikiran sempit, tidak boleh begitu,” jelasnya.

Agar masyarakat dapat melihat potensi dari perpindahan Puspem ini, Ibrahim pun memberikan contoh perpindahan ibu kota Negara yang saat ini hendak dilakukan oleh pemerintah pusat. Dimana status status ibu kota lama Kota Jakarta sebagai pusat ekonomi, tidak berbubah meski Puspem akan berpindah.

“Sama seperti kita, lokasi kita pindah agar memudahkan semua urusan pemerintahan kedepan. Tapi status Desa Tideng Pale sebagai pusat ekonomi KTT juga akan tetap berjalan. Jadi, masyarakat jangan khawatir,” tutupnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *