BNNK Nunukan Akui Tes Urine ke Catin Ampuh Deteksi Dini Pecandu Narkoba

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sejak bulan Januari hingga Oktober 2021, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan mencatat ada 597 orang Calon Pengantin (Catin) yang melakukan tes urine sebagai syarat pernikahan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nunukan. Dari tes urine tersebut, 3 orang dinyatakan positif narkotika dan dua orang di antaranya melanjutkan rehabilitasi. Sedangkan satunya hanya positif obat-obatan berdasarkan resep dokter.

Kepala BNNK Nunukan, Sunarto mengatakan, tes urine terhadap Catin merupakan salah satu MoU bersama Kementerian Agama jika ingin melangsungkan pernikahan untuk lebih dulu dilakukan tes urine. “Sebelum diberikan izin surat nikah maka mereka harus menjalani tes urine dulu,” ujar Kepala BNNK Nunukan, Sunarto kepada benuanta.co.id, Rabu (3/11/2021).

Lebih lanjut, Sunarto menjelaskan, jika ditemukan hasil positif narkotika dari hasil tes urine tersebut. Sesuai dengan MoU dengan Kementerian Agama, untuk sementara waktu buku nikah akan ditahan sampai dengan proses rehabilitasi jalan selesai. Sedangkan pernikahan yang bersangkutan akan tetap dilakukan, tes untuk catin ini akan terus dilakukan sebagai komitmen bersama.

Baca Juga :  Arus Balik di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Meningkat

“Ini saya pikir adalah pintu yang bagus, salah satu upaya deteksi dini dalam mencegah peredaran narkoba. Apalagi angka perceraian itu sangat tinggi salah satu penyebab penyalah guna narkoba,” terangnya.

Program rehabilitasi Catin sendiri dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan. Sunarto menyebut, prinsip secara teori rehabilitasi itu tidak bisa dikatakan sehat kembali. Karena jika sudah kecanduan tidak bisa dikatakan bebas, yang ada hanya pemulihan untuk mengurangi kecanduannya.

Baca Juga :  Interkoneksi Enam Unit Mesin Pembangkit Baru, PLN Nunukan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir

“Tes urine terhadap catin  yang dilakukan sangat efektif, melakukan deteksi dini,” katanya.

Dia juga berpesan kepada generasi muda agar jangan coba-coba untuk menggunakan narkoba yang dapat menyebabkan kecanduan dan merusak kesehatan. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Yogi Wibawa/Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *