MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W Mawa tak hanya membuka pelatihan pra kerja bagi masyarakat. Juga memberikan peluang pinjaman modal usaha kepada para peserta.
“Setelah memiliki keahlian di bidang tertentu, biasanya orang akan terkendala dimodal. Untuk itu saya memberikan kesempatan pada mereka untuk melakukan pinjaman modal usaha,” kata Bupati Wempi pada 24 Juni 2021.
Dalam memberikan modal pinjaman modal usaha, Wempi mengungkapkan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau akan menjalin kerja sama kepada pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Malinau.
“Kita sudah bekerja sama dengan pihak bank dan ternyata untuk pinjaman modal usaha di bawah angka Rp 10 juta, kepala cabang bank memiliki kuasa untuk memutuskannya, dan itu peluang yang kita manfaatkan,” ungkapnya.
Meski pinjaman modal usaha ini merupakan kerja sama antar Pemkab Malinau dengan BRI cabang Malinau, namun para peserta program pelatihan pra kerja tidak serta-merta bisa mengajukan pinjaman begitu saja.
Wempi menjelaskan, tetap ada syarat yang harus dipenuhi para peserta termasuk prospek yang jelas bagi usaha yang ingin digeluti.
“Memang pinjaman ini tanpa jaminan, tapi tetap ada syarat khusus yang wajib dipenuhi calon peminjam dan syarat itu pihak bank yang menentukan,” bebernya.
Dengan berjalannya program ekonomi mandiri ini, Wempi berharap masyarakat Malinau tidak kehilangan peluang untuk mencari nafkah. Selain dapat memberikan peluang usaha, program ini juga dirasa Wempi dapat membuka peluang bekerja.
“Saya ingin masyarakat kita khususnya para sarjana kita dapat membangkitkan peluang ekonomi yang ada di Malinau. Tanpa harus menunggu kesempatan terbukannya lowongan pekerjaan,” terangnya.
“Karena di Malinau ini banyak potensinya termasuk membuka peluang usaha dan ini yang saya inginkan agar masyarakat dapat membangkitkan potensi yang ada di Malinau,” tutupnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor : Nicky Saputra







