TANA TIDUNG – Setelah resmi dilantik, pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tana Tidung (KTT) langsung tancap gas dengan program penanganan Covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung Ketua TP-PKK KTT, Vamelia Ibrahim Ali di Pendopo Djaparuddin pada Senin, 5 April 2021.
“Sesuai dengan arahan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diadakan di Jakarta pada bulan Maret lalu. Disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian bahwa PKK harus berperan aktif dalam penanganan Covid-19, untuk itu kami dari PKK KTT akan fokus untuk program stanting dan penanganan covid-19 agar surplus untuk Covid-19 di KTT menurun,” ungkapnya kepada benunata.co.id.
Kata dia, arahan Mendagri Tito Karnavian pada Rakernas IX PKK diantaranya, membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid 19. Mengenai vaksinasi pihaknya juga akan memberlakukan vaskin terhadap para lansia. Begitu juga dengan keluarga PKK yang nantinya ikut vaksinasi.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa PKK juga akan fokus untuk membantu pemerintah dalam peningkatan Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM). Sesuai dengan harapan Bupati Tidung saat sambutannya di pelantikan Pengurus PKK KTT masa bakti 2021-2026.
“Kami dari PKK juga akan fokus untuk peningkatan UMKM di KTT sesuai dengan yang disampaikan Pak Bupati saat sambutannya tadi. Saya nanti akan mulai bergerak dengan Ibu Diana Hendrik beserta pengurus lainnya, untuk dapat meningkatkan produktivitas UMKM yang ada di KTT, mulai dari kerajinan batik, tas, dan lainnya, dan InsyaAllah kami juga yang akan menjadi role modelnya dan yang pastinya kami akan selalu mendukung program pemerintah,” ujarnya.
“Bantu saya untuk mengembalikan marwah PKK yang sesungguhnya, bahwa PKK adalah organisasi yang bergerak untuk membantu pemerintah dalam memajukan pemerintahan,” harapnya. (*)
Reporter : Dwi
Editor : Nicky Saputra







