benuanta.co.id, NUNUKAN – Terlindas truk rekan kerjanya, seorang buruh pelabuhan Nunukan meninggal dunia secara mengenaskan pada Jumat, 11 November 2022 sekira Pukul 11.00 Wita di jalan Tien Soeharto, Kelurahan Nunukan Timur.
Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadiyanto melalui Kanit Laka Satlantas Polres Nunukan, Ipda Larwanda Agung Maulana mengatakan korban yang diketahui bernama Jufri (37) yang beralamat di Jalan Cik Diktiro, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan tersebut.
“Jadi diduga korban ini terpeleset saat berusaha menaiki truk bernopol DC 8818 XG yang saat itu dalam posisi berjalan yang dikemudian oleh rekannya yakni Husnan (42),” ujar Larwanda kepada benuanta.co.id, Jumat (11/11/2022).
Diungkapkannya, korbannya merupakan buruh pelabuhan, yang mana korban ikut dalam rombongan truk tersebut untuk membongkar barang. Namun, diduga terlambat sehingga korban menunggu di persimpangan tiga Jalan Tien Soeharto.
Saat korban melihat truk yang ditumpangi oleh lima orang rekan seprofesinya itu melintas. Korban diduga berusaha menaiki truk dari di posisi bak sebelah kiri. Namun, karena mungkin sebelumnya korban juga tidak memberi tahu sopir yang melintas atau teman-temannya sesama buruh bahwa ia akan naik.
Sehingga, saat korban naik dari samping truk, tidak diketahui Sopir dan rekan sejawat korban. Hingga akhirnya diduga korban terpeleset dan terlindas truk.
Dikatakannya, sopir dan rekan kerja korban baru mengetahui jika telah terjadi musibah dimaksud setelah pengendara lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut berteriak.
Sementara sang sopir yang merasa melindas sesuatu kemudian berhenti dan melihat jika korban sudah dalam kondisi tidak bergerak dan mengenaskan.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, diduga korban meninggal dunia setelah kepala korban terlindas ban belakang truk yang membuat nyawanya tak dapat tertolong,” ungkapnya.
Diutarakannya, saat ini korban masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarganya. Sementara sopir truk sendiri masih diamankan di Pos Satlantas Polres Nunukan untuk proses lebih lanjut.
Ditambahkannya, saat ini pihaknya tengah menunggu dari pihak keluarga korban, dan untuk sopir untuk di pertemukan dengan keluarga korban agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kita akan pertemukan dulu kedua belah pihak, karena kecelakaan ini murni bukan kesalahan dari si sopir juga, karena sopir tidak mengetahui kalau korban sedang menaiki truk dari arah samping,” pungkas Larwanda (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli







