Motif Oknum Polisi Coret Dinding Mapolres Luwu ‘Sarang Korupsi’ dan ‘Sarang Pungli’

benuanta.co.id, Makassar – Motif oknum polisi berpangkat Aipda berinisial H mencoret dinding beberapa gedung Mapolres Luwu menggunakan pilox dengan tulisan ‘Sarang Korupsi’ dan ‘Sarang Pungli’ dipicu persoalan pribadi.

Itu terungkap ketika Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana bersama Kabid Propam Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan menjenguk langsung Aipda H di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar, Senin malam, (17/10). Di mana Aipda H dianggap mengalami gangguan jiwa.

Baca Juga :  Rektor dan Pakar Hukum UBT Bahas Potensi Ancaman Kebebasan Pers di Era KUHP Baru

Kepada Kapolda Nana Sudjana, Aipda H membeberkan bahwa coretan dinding yang dilakukan lantaran keluarganya disuruh bayar Rp250 ribu ketika mengurus SIM.

“Keluarga saya mengurus SIM disuruh bayar, kemudian saya coret-coret,” ungkap Haerul kepada Kapolda.

Terkait indikasi gangguan kejiwaan Aipda H, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, berdasarkan rekam jejaknya kerap bertingkah apel saat apel pagi maupun sedang salat di masjid.

Baca Juga :  Rektor dan Pakar Hukum UBT Bahas Potensi Ancaman Kebebasan Pers di Era KUHP Baru

“Dari hasil penelusuran rekam jejak memang beberapa kali ketika apel ini ada seperti gangguan kejiwaan atau depresi dari yang bersangkutan. Ketika apel teriak teriak dia, dan ketika di masjid pun demikian langsung berdiri dan teriak,” jelasnya.

Dugaan gangguan kejiwaan itu kemudian diperkuat dengan rekam medis yang menyatakan Aipda H sempat menjalani perawatan di Poliklinik Jiwa RSUD Batara Guru Luwu pada Februari 2021. Namun saat kondisinya sempat membaik dan diizinkan untuk kembali bertugas di Polres Luwu.

Baca Juga :  Rektor dan Pakar Hukum UBT Bahas Potensi Ancaman Kebebasan Pers di Era KUHP Baru

Namun Irjen Pol Nana Sudjana enggan berkomentar lebih jauh. Mengingat Aipda H menjalani observasi di RSKD Dadi Makassar.

” Saat ini masih dalam observasi, kami sudah menengok secara fisik sehat tapi nanti akan dilajukan observasi secara medis kepada yang bersangkutan,” kata Jenderal Polisi bintang dua itu.(*)

Reporter: Akbar

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *