Diduga Ganggu Ayam, Dua Bocah di Nunukan Diancam Pakai Parang

benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial A (53) diamankan Polsek Kota Nunukan diduga melakukan pengancaman kepada dua anak Sekolah Dasar (SD) dengan menggunakan sajam.

A yang dijemput polisi di kediamanya di Jalan Kampung Rambutan ini sontak marah kepada kedua anak yang bermain di belakang kadang ayam milik orangtua mereka. Dijelaskan Kapolsek Nunukan Kota, AKP Ridwan Supangat, melalui Kanit Reskrim Polsek Kota Erikson kemarahan A terhadap dua anak itu terjadi pada 1 Juni 2022 lalu yang berujung pengancaman menggunakan sebilah parang.

Keterangan yang dihimpun dari kedua anak dan terduga pelaku, A mencurigai kedua anak itu memukul ayam miliknya yang kebetulan ada di dalam kadang tersebut.

Baca Juga :  Berdalih Terlilit Utang Rp 300 Juta, Kurir Sabu Asal Banjarmasin Dibekuk Polisi di Pelabuhan Malundung Tarakan

“AS langsung mengamuk dan bertanya kepada kedua anak ini, kenapa kalian pukul ayam miliknya. AS sempat berteriak lalu kedua anak ini kabur,” ujar Erikson kepada benuanta.co.id, Senin (14/6/2022)

Tak puas dengan teguran, A melempar kayu kea rah kedua anak tersebut. Tak samapai di situ, A kembali ke rumahnya mengambil sebilah parang.

“AS keluar rumah bawah parang, namun kedua anak ini sudah tidak ada di kandang ayam tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Modus Pelaku Kelabui Mesin X-ray, Sembunyikan Sabu di Dalam Bungkus Makanan Ringan

Erikson menambahkan, saat A keluar rumah membawa parang dan mencari kedua anak tersebut, A bertemu dengan salah seorang warga bernama Eko dan bertanya mengenai keberadaan kedua anak tersebut dengan nada penuh emosi.

Bahkan, A sempat mencari kedua bocah itu di kediamannya namun tidak ditemukan. Para warga yang melihat A berkeliaran mencari kedua bocah dengan membawa sebilah parang itu sempat ditenangkan beberapa warga.

“Mereka (warga) sempat mengingatkan supaya dibicarakan dengan orangtua anak ini, A disuruh pulang. Di situ ada orang yang menelpon orangtua anak ini bahwa anaknya sedang dicari dan dibawakan parang oleh A setelah itu orangtua anak ini pulang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aksi Pencurian di Sebatik Viral, Pelaku Ancam Korban Pakai Pistol Jika Tak Diberikan Uang

Lantaran tidak terima dengan perbuatan A, orangtua anak yang mendapatkan ancaman lalu melaporkan perbuatan A ke pihak kepolisian pada.

“Kalau berkas perkaranya sudah lengkap akan dilakukan P21 oleh jaksa, saat ini AS di tahan Polsek Kota Nunukan,” jelasnya.

Pasal yang disangkakan untuk A yakni pasal 2 undang-undang darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam. (*)

Reporter : Novita A.K

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *