Hepatitis Mengkhawatirkan, DPRD Kaltara Minta Dinkes Ambil Tindakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), menyatakan pencegahan dan penanganan hepatitis harus diseriusi oleh Pemerintah Provinsi Kaltara.

Sebagai bentuk atensi, DPRD akan melakukan rapat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Yancong, S.Pi menekankan perlu ada upaya dini pemerintah bersama elemen masyarakat untuk mencegah penyakit yang berbahaya ini.

Baca Juga :  Dorong Minat Membaca, DPRD Kaltara Matangkan Raperda Perbukuan dan Budaya Literasi

“Harus antisipasif, bagaimana Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara itu mengambil langkah-langkah, apakah itu sosialisasi dan upaya pencegahan lainnya. Penyakit hepatitis cukup mengkhawatirkan, ambil segera pencegahan apa yang perlu dilakukan,” jelas Yancong, S.Pi kepada benuanta.co.id, Rabu (8/6/2022).

Berita Terkait : Hepatitis Misterius Bayangi Kematian

Langkah konkret Dinkes Kaltara, kata Yancong, akan disambut baik oleh Komisi IV DPRD Kaltara. Sebagai wakil rakyat, pihaknya tak tanggung-tanggung akan menindaklanjuti kebutuhan anggaran, program yang terkait dengan pencegahan dan pengendalian penyakit hepatitis.

Baca Juga :  Dorong Minat Membaca, DPRD Kaltara Matangkan Raperda Perbukuan dan Budaya Literasi

Lebih lanjut, Yancong yang belum lama usai melakukan reses, ia mengemukakan hasil reses politisi Partai Gerindra di 5 titik yang ada di dapil Tarakan tidak ada masyarakat yang malaporkan terkait hepatitis.

“Kami sih tidak ada masalah soal dukungan dan pengawalan, saya akan bicarakan dengan teman-teman Komisi IV DPRD Kaltara agar dibicarakan secara detail dengan Dinkes Kaltara, seperti apa upaya pencegahan dan apabila sudah terjadi, bagaimana langkah pengobatannya,” tutup Yancong.

Baca Juga :  Dorong Minat Membaca, DPRD Kaltara Matangkan Raperda Perbukuan dan Budaya Literasi

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *