benuanta.co.id, TARAKAN – Satpolair Polres Tarakan terus melanjutkan penyelidikan atas temuan-temuan serpihan barang yang porak-poranda di laut usai kejadian kecelakaan speedboat di perairan Tanjung Pasir, Sabtu 13 November 2021 lalu.
Puing-puing speedboat dan barang yang diduga milik korban telah diamankan oleh pihak kepolisian. Beberapa temuan tersebut bakal dijadikan objek penyelidikan aparat kepolisian. Termasuk jeriken minyak, hingga kursi yang diduga milik pengendara speedboat.
“Kami telah mengamankan beberapa serpihan seperti jeriken sebanyak 4 buah yang berisikan udang dan ikan, handphone dan tas diduga milik korban,” ujar Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kepala Satuan Polair Polres Tarakan AKP Kamson Sitanggang kepada benuanta.co.id, Selasa 16 November 2021.
Dalam proses penyelidikan, pihaknya memastikan terus menjalin komunikasi yang baik dengan keluarga. Bahkan pantauan benuanta.co.id, di kantor Polair Polres Tarakan, tampak pihak kepolisian dan keluarga korban sangat intens melakukan komunikasi.
Sementara ini, Satpolair Polres Tarakan tengah memeriksa 6 orang saksi untuk mendalami kejadian tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Berbagai informasi dari masyarakat, keluarga, saksi dan pihak-pihak terkait masih terus kami dalami. Ketiga jenazah yang ditemukan pun masih dalam proses visum,” tutupnya. (*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Yogi Wibawa







