TARAKAN – Seorang anak asal Tawau Malaysia ditemukan terapung dalam kondisi sudah tidak bernyawa di perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Ahad (01/11/2020) tadi. Korban diketahui bernama Madsun bin Telson, bocah berusia 5 tahun.
Kepala Basarnas Tarakan, Amiruddin menjelaskan, Kantor Basarnas Tarakan mendapat informasi bahwa ada dua anak yang merupakan kakak adik asal Tawau Sebatik, terjatuh dan tenggelam saat bermain di Jeti Teck Guan, Kampung Bergosong, Tawau Malaysia.

“Pada 16.55 Wita, Kantor SAR Tarakan menerima info via email dari BCC perihal meneruskan permintaan MRCC Putra jaya Malaysa untuk membantu pencarian terhadap korban yang diperkirakan hanyut memasuki wilayah perairan Indonesia,” ujarnya kepada awak media.
“Dari informasi yang kami terima, diperkirakan waktu tenggelam kedua korban sekitar 2 hari yang lalu, yaitu 30 Oktober 2020, hari ini baru ditemukan di Nunukan,” terangnya.
“Salah satu korban telah ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan dan telah dievakuasi ke Jeti Teck Guan, Kampung Bergosong Tawau Malaysia dan diserahkan ke pemerintah Malaysia. Sementara itu, satu korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian ” jelasnya.
Sementara korban lainnya juga seorang bocah yang masih berusia 8 tahun atas nama Nazwa binti Telson (Perempuan), kakak dari Madsun yang berdomisili di Kampung Bergosong, Pulau Sebatik, Tawau Malaysia.(*)
– Data korban yang ditemukan:
Nama : Madsun bin Telson (Lelaki)
Umur : 5 Tahun
Suku : Bajau
Alamat : Kampung Bergosong, Pulau Sebatik, Tawau Malaysia
– Data korban yang belum ditemukan:
Nama : Nazwa binti Telson (Perempuan)
Umur : 8 Tahun
Suku : Bajau
Alamat : Kampung Bergosong, Pulau Sebatik, Tawau Malaysia
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor: M. Yanudin







