Diduga Rapid Test Digunakan Pejabat, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltara Transparan

DEDDY SITORUS: RAPID TEST PRIORITAS UNTUK ODP DAN TENAGA MEDIS

TANJUNG SELOR – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara (Kaltara), Deddy Yevri Hanteru Sitorus meminta pemerintah daerah di Kaltara memprioritaskan penggunaan rapid test kepada tenaga medis yang menangani pasien positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat di Kaltara ada pejabat di lingkungan Pemprov Kaltara yang menggunakan alat rapid test bantuan dari pemerintah pusat. Pertanyaannya apakah mereka itu tenaga medis atau yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan),” ungkapnya kepada benuanta.co.id, Selasa (31/3/2020).

Baca Juga :  Satu Rumah di Selimau Tanjung Selor Terbakar

Lanjutnya, Presiden RI Joko Widodo menegaskan para tenaga medis yang menangani pasien positif Covid-19 dinilai sebagai orang yang paling rentan terpapar virus Corona, sehingga penggunaan rapid test perlu dilakukan secara massal termasuk kepada keluarga suspect corona.

“Alat Rapid test yang pengadaannya menggunakan APBN dan APBD, sudah jelas penggunaannya untuk siapa saja. Mereka (pejabat) yang tidak masuk dalam kriteria itu sebaiknya melakukan rapid test secara mandiri,” jelasnya.

Baca Juga :  Kaltara Target Cetak 1.000 Hektare Sawah Baru pada 2026

Pria yang akrab disapa Deddy Sitorus ini menekankan, rapid test pun perlu segera dilakukan secara massal kepada 300 ODP yang tersebar di Kaltara. Selain itu distribusi dan penggunaan alat rapid test harus dilakukan dengan transparan.

“Informasi dari BNPB sebanyak 2.400 rapid test telah didistribusikan ke Kaltara. Alat (rapid test) itu seharusnya sudah tersebar di lima kabupaten kota, tidak lagi ditumpuk di gudang, sehingga tes secara massal sesuai instruksi presiden bisa dilakukan tepat sasaran,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Kawasan Siring Tanjung Selor Magnet Nongkrong, Sampahnya Perlu Dikondisikan

Reporter: Victor Ratu
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *