benuanta.co.id, MALINAU – Bantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengelolah keuangan Desa, Bankaltimtara luncurkan aplikasi keuangan ATKPD yang terintegrasi dengan Siskeudes online berbasis cloud.
Siskeudes dan ATKPD sendiri merupakan terobosan terbaru dari Bankaltimtara yang tujuannya untuk mempermudah Pemda dan Pemdes dalam mengelola Anggaran Pendapatan Desa (ADD).
Adanya aplikasi pengelolaan keuangan ini, sangat disambut baik oleh Wakil Bupati Malinau Jakaria yang mengatakan kalau Siskeudes dan ATKPD merupakan aplikasi yang sangat bermanfaat dan mempermudah Pemda dan Pemdes dalam mengelolah keuangan yang transparan dan sesuai dengan perundang-undangan.
“Dua aplikasi ini saling terkoneksi sehingga semua input dan output penggunaan anggaran akan terbaca di sistem ini, sehingga kedepannya kita tidak perlu lagi takut dengan yang namanya penyimpangan penggunaan anggaran Desa,” kata Jakaria, pada Senin 03 Oktober 2022.
Tak hanya itu dalam memperkuat sinergiritas dalam penggunaan aplikasi ini. Bankaltimtara Cabang Malinau dengan Pemkab Malinau dan Pemdes Se-Malinau, sepakat untuk memperkuat komitmen mitra dengan menandatangani komitmen, kerjasama dan implementasi pengelolaan keuangan desa yang disaksikan oleh semua perwakilan OPD dan Pemdes se-Malinau.
“Kita serius dalam menyanggupi komitmen ini, karena transparansi keuangan ini memang harus dilakukan tak hanya di Malinau tapi juga seluruh Daerah yang ada di Kaltara,” ujarnya.
Terpisah, Pemimpin Divisi Funding dan Customer Management Bankaltimtara Sayid Muhammad Hanafiah mengatakan adanya aplikasi Siskeudes dan ATKPD ini, merupakan jawaban dan solusi dari Bankaltimtara untuk membantu Pemda dan Pemdes Malinau dalam mengelolah keuangan Desa, agar lebih baik lagi.
“kendala Pemda dan Pemkab selama ini ialah membuat laporan keuangan yang tepat waktu karena terbatasnya sistem dan SDM yang membantu. Sehingga kita luncurkan aplikasi ini agar kemudahan dalam mengelola dan melaporkan penggunaan anggaran dapat dicapai oleh Pemda dan Pemdes,” kata pria yang akrab disapa Sayid.
Ia menambahkan, Siskeudes ini sudah diperkenalkan sejak tahun 2016 dan diharapkan dapat membantu semua Pemdes yang ada di Kalimantan. Dimana tujuannya ialah agar input dan output penggunaan anggaran dapat terkelola dengan baik.
“jadi jika transaksi non tunai, Pemdes bisa menggunakan ATKPD dan untuk online bisa menggunakan Siskeudes karena sudah saling terkoneksi,” tambahnya lagi.
“Jadi setiap penggunaan termasuk belanja dan pendapatan Desa bisa langsung termonitor melalui aplikasi keuangan ini dan tentunya kita juga sangat berterima kasih kepada Pemkab Malinau yang sudah memberikan ruang, untuk dua aplikasi ini dapat digunakan oleh semua Desa,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor : Nicky Saputra







