benuanta.co.id, TARAKAN – Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum berpengaruh pada sektor bisnis. Tampak permintaan bahan baku dari berbagai sektor bisnis juga diketahui mengalami peningkatan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Tarakan, Agus Sutanto menjelaskan permintaan tersebut seperti kayu lapis dan sejumlah produk perikanan.
Pada sektor kayu, bahan baku dinilai kurang karena permintaan pasar yang cukup tinggi.
“Kalai yang lainnya, seperti perusahaan cool storage sebenarnya juga sudah mulai membaik,” jelasnya, Kamis (22/9/2022).
Ia mengatakan untuk perusahaan cool storage sendiri juga tak memiliki kendala yang spesifik termasuk dalam hal ekspor. Hal ini tentu menjadi momen yang baik setelah sebelumnya di tahun 2020 perekonomian bungkam akibat Covid 19.
Ia mengatakan bahwa permintaan terhadap produk perikanan ini juga dapat dipengaruhi oleh wilayah sub tropis.
“Misalnya pada bulan tertentu tidak bisa menghasilkan udang, maka di kawasan lainnya menghasilkan sehingga harga naik. Tapi kalau ternyata daerah sub tropis bisa menghasilkan, harga malah turun karena produk yang diminta banyak, tapi permintaan biasa saja,” kata dia.
Guna mengantisipasi hal tersebut, perusahaan melakukan kontrak kerja sama guna mempertahankan dan ekspor secara terjadwal. Sehingga kondisi cuaca maupun pasaran lainnya tidak masuk dalam kendala yang signifikan.
Sisi lainnya, diungkapkan Agus juga tak sedikit masyarakat yang datang untuk meminta dibuatkan kartu kuning atau kartu pencari kerja. Pada tahun ke tahun peningkatan selalu terjadi sekitar 1.000 orang. Angka ini disinyalir meningkat dibandingkan pada pandemi kisaran 900 orang saja.
“Ada yang sampai 1.100 hingga 1.200 orang pencari kerja per tahun. Memang di masa pandemi turun sedikit, kisaran 998 orang saja yang mengajukan kartu kuning. Ini jumlahnya naik lagi,” ungkapnya.
Lebih jauh ia menguraikan tujuan dari kartu kuning ini untuk mengetahui pemohon merupakan orang yang benar-benar pencari kerja. Nantinya perusahaan tujuan si pelamar akan melaporkan kembali ke Dinas Ketenagakerjaan. Tujuan lainnya untuk mengetahui jumlah pencari kerja dan yang tidak bekerja di Tarakan.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







