BBM Naik, Serikat Buruh PT SIL-SIP Minta Upah Dinaikkan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Lonjakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi membawa perubahan kenaikan harga bahan pokok di Indonesia, termasuk wilayah perbatasan, Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan. Menyikapi persoalan itu serikat buruh PT SIL-SIP meminta agar adanya kenaikan upah tenaga kerja.

Ketua PK serikat buruh PT SIL-SIP Tamin Kudus, menyampaikan, pasti akan ada lonjakan kenaikan harga bahan pokok karena dampak dari kenaikan BBM. Dia dan pengurus akan mencelakakan rapat dalam waktu dekat ini terkait penyusunan surat permohonan kenaikan gaji karyawan.

Baca Juga :  Dukungan Penuh Inorga, KORMI Nunukan Nyatakan Siap jadi Tuan Rumah Forda 2026

“Sangat berdampak sekali bagi buruh, makanya kami akan mengusulkan kenaikan gaji, tapi kami rapat terlebih dahulu jangan sampai melakukan hal-hal yang anarkis,” kata Tamin Kudus, kepada benuanta.co.id. Rabu (7/9/2022).

Lanjut dia, mereka bisa juga akan melakukan mogok bekerja atau melakukan aksi demo, seperti di kota-kota besar, namun hal itu akan di bicarakan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Pastikan Stok Pangan dan BBM Aman Jelang Lebaran

Meminta kenaikan gaji ini karena dampak dari kenaikan BBM dengan harga yang sudah tinggi tidak sesuai dengan penghasilan dan pengeluaran. Serikat buruh PT SIL-SIP yang terdaftar di Nunukan sudah mencapai 900 orang, sedangkan di Kabupaten Nunukan itu mencapai 2000 orang.

Dia meminta kepada pemerintah agar jangan dulu terburu-buru menikah harga BBM, karena belum pulih dari pandemi covid-19 ditambah lagi beban masyarakat.

Baca Juga :  Volume Sampah Kemasan Makanan Meningkat Selama Ramadan

Dari data yang dihimpun benuanta.co.id, Upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2022 ditetapkan naik sebesar Rp 5.717 dari tahun sebelumnya. UMK Nunukan 2022 menjadi senilai Rp 3.088.888.

Kenaikan UMK saat itu sesuai dengan pertimbangan delapan indikator yang diatur pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021, salah satunya berkaitan dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi selama Covid-19.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *