35 Pelaku UMKM di Nunukan Diberikan Pelatihan Literasi Keuangan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan memfasilitasi sebanyak 35 pelaku UMKM ikut pelatihan literasi keuangan dan marketing, yang berlangsung selama tiga hari sejak Rabu 13-15 Juli 2022.

Sedangkan sumber dana kegiatan ini berasal dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara, atas kerja sama tim penggerak PKK Provinsi Kalimantan Utara.

Kabid Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Utara, Mohtari mengatakan, ada enam nara sumber yang berasal dari CIS PLUD Kabupaten Bulungan, bagian barang dan Jasa Setda Kabupaten Nunukan, Bank Kaltimtara, Bank BRI, Pegadaian Nunukan dan Kantor Pelayanan Pajak.

Baca Juga :  Sukseskan Pemutakhiran Data Tunggal 2026, Pemkab Sinergi Bersama BPS Nunukan

“Dalam pelatihan itu UMKM diberikan pengetahuan potensi usaha kuliner khas Indonesia, dan juga bagaimana cara mengelola uang,” kata Mohtari, Kamis, 14 Juli 2022.

Sedangkan Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan Sabri, ST. M.Si, mengharapkan para peserta yang ikut dalam pelatihan agar memiliki satu pemahaman bahwa peran UMKM sangat besar dalam membangun perekonomian daerah bahkan Nasional.

Baca Juga :  Monitoring Perdagangan di Pulau Sebatik, DKUKMPP Ungkap Kendala Pedagang Menyoal Ekspor Ikan hingga Nilai Tukar

“Kegiatan ini menjadi sarana dimulainya pengembangan dan pemberdayaan UMKM yang sehat di Kalimantan Utara khususnya Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Bidang UKM, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan, H. Syamsul Daris, kegiatan ini bekerja sama dengan pemerintah provinsi, awalnya pihaknya bersyukur sehingga diadakan pelatihan literasi keuangan, dengan tujuan untuk melatih dan memberikan pembekalan ilmu kepada teman-teman UMKM dalam mengelola keuangannya.

Baca Juga :  Stok Darah di PMI Nunukan Masih Aman, Imbau Masyarakat Tetap Rutin Donor

“Jadi, nanti dengan adanya pelatihan mereka bisa lebih teratur dalam mengelola keuangannya secara mandiri,” jelasnya.

Selain mendapatkan ilmu juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan. Sudah banyak pelaku usaha UMKM diberikan pelatihan, namun pelatihan literasi keuangan baru pertama kali dilakukan di kabupaten Nunukan.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *