benuanta.co.id, BULUNGAN – Pengembangan wilayah transmigrasi di Kabupaten Bulungan belum begitu maksimal. Salah satunya di Satuan Permukiman (SP) 6 B Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah, sebagian besar wilayah pertanian belum tergarap.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Achmad Yani mengatakan wilayah SP 6 B yang belum tergarap itu mencapai 200 hektare.
“Yang sudah tergarap baru 50 hektare untuk lahan cetak sawah. Karena SP 6 B ini memiliki luas 250 hektare,” ujar Achmad Yani kepada benuanta.co.id.
Dia menuturkan ke depannya menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Dinas Pertanian untuk melakukan cetak sawah lagi. Sisa 200 hektare di tambah 300 hektare lahan lainnya di Desa Tanjung Buka yang akan dicetak lagi di tahun depan.
“PR kita ada 500 hektare lagi untuk di cetak sawah. Termasuk untuk irigasinya akan terbangun setelah cetak sawah ini terbangun,” jelasnya.
Dirinya berharap tahun 2022 sudah bisa melakukan cetak sawah lagi, karena dananya sendiri berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Cetak sawah sendiri telah lama tak terlaksana terakhir di tahun 2018 lalu.
“Selama beberapa tahun ini kosong terus anggaran yang akan digunakan cetak sawah. Mudah-mudahan tahun 2022 sudah ada lagi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Nicky Saputra







