Vaksinasi Gotong Royong Berbeda Jenis dengan Vaksin Gratis

TARAKAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tarakan menilai vaksinasi gotong royong dapat terlaksana di Kota Tarakan tanpa mengalihkan vaksinasi yang sedang distribusikan secara umum.

Dijelaskan Ketua Kadin Kota Tarakan, Effendy Gunardi, SE sebelumnya program vaksinasi gotong royong ini diperuntukkan bagi perusahaan yang ingin memberikan vaksin Covid-19 kepada karyawannya.

“Awalnya ditanggung oleh perusahaan dan tetap gratis untuk para karyawan,” terang Effendy kepada benuanta.co.id.

Namun, pada 5 Juli 2021 lalu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, sehingga setiap orang bisa membeli vaksin secara individu.

Baca Juga :  Pembayaran Non Tunai di SPBU Bisa Lewat MyPertamina

Namun begitu, Effendy menuturkan bahwa vaksinasi gotong royong tidak dipaksakan bagi masyarakat untuk ikut yang berbayar, melainkan kepada individu-individu yang berminat dan ingin mengikuti vaksinasi dalam waktu cepat.

Ia meyakini pemerintah telah berupaya mencapai target vaksinasi nasional sehingga adanya vaksinasi gotong royong itu dapat mempercepatnya.

Ditambah, Kadin pusat di bawah kepemimpinan Arsjad Rasjid mendukung penuh vaksinasi gotong royong untuk menunjang pemulihan pandemi Covid-19 di tanah air.

Baca Juga :  Pemeriksaan Pajak Kendaraan di Tarakan, Polisi Turut Temukan Pengendara Tanpa Plat dan Spion

Pria yang juga aktif sebagai anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Kaltara itu meyakini vaksinasi yang berbayar itu tidak akan menyulitkan rakyat apalagi komersialisasi, pasalnya terdapat jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin Sinovac yang didistribusikan pemerintah secara gratis.

“Sama seperti vaksinasi gotong royong untuk perusahaan, program vaksinasi individu berbayar di Kimia Farma ini menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan program vaksinasi umum. Salah satu jenis vaksin yang digunakan dalam vaksinasi gotong royong adalah vaksin Covid-19 buatan Sinopharm,” katanya.

Baca Juga :  Posko Pengaduan Dibuka, Disperinaker Kawal Hak THR bagi 17 Ribu Pekerja Formal di Tarakan

Saat dikonfirmasi benuanta.co.id, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kaltara mengatakan vaksinasi yang terkoordinasi oleh Kimia Farma, Bio Farma dan Kadin itu telah dimulai di Kaltara.

“Di nunukan sudah ada perusahaan yang mulai vaksinasi gotong royong. Yang lain sepertinya belum,” tutur juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *