benuanta.co.id, BULUNGAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah strategis dengan memperketat pengawasan distribusi serta menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) di Kabupaten Bulungan.
Pengawasan dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan LPG, terutama di Kecamatan Sekatak. Kegiatan ini melibatkan lintas instansi, mulai dari Pertamina, DKUKMPP Bulungan hingga pemerintah daerah, guna memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar dan tepat sasaran, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Edi, Selasa (17/3/2026).
Hasil sidak menunjukkan penyaluran LPG 3 kg di wilayah Sekatak berjalan normal tanpa hambatan. Pengawasan difokuskan pada pangkalan resmi untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam distribusi.
“Dari hasil pemantauan di lapangan, penyaluran LPG 3 kilogram di wilayah Sekatak berjalan cukup baik dan tidak ditemukan kendala,” ungkapnya.
Selain memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina juga menambah alokasi fakultatif sebanyak 10.000 tabung LPG 3 kg di Bulungan. Penyaluran dilakukan secara bertahap pada 16–21 Maret 2026 melalui pangkalan resmi.
“Penyaluran tambahan ini dilakukan secara bertahap dan didistribusikan merata melalui pangkalan resmi dengan koordinasi bersama stakeholder terkait,” jelasnya.
Edi menambahkan, penguatan pengawasan menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan stok sekaligus mencegah potensi penyelewengan di lapangan.
“Kami berkomitmen menjaga ketahanan stok di tingkat pangkalan serta memastikan penyaluran LPG bersubsidi tepat sasaran, khususnya saat terjadi lonjakan kebutuhan menjelang hari raya,” tegasnya.
Pertamina pun mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) serta membantu menjaga distribusi tetap tertib.
“Dengan membeli di pangkalan resmi, masyarakat tidak hanya mendapatkan harga sesuai HET, tetapi juga membantu menjaga distribusi tetap tertib dan tepat sasaran,” pungkasnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







