benuanta.co.id, TARAKAN – PT Pelni Cabang Tarakan masih memberlakukan program stimulus berupa potongan harga tiket kapal sebesar 50 persen hingga 31 Juli 2025 mendatang. Antusias penumpang dinilai masih tinggi meskipun libur sekolah telah usai.
Kepala PT Pelni Cabang Tarakan, Fredy Ronny Masengi menyebutkan, program ini menjadi daya tarik bagi penumpang untuk memanfaatkan perjalanan laut selama libur sekolah.
Meski liburan sekolah telah berakhir, Fredy menyampaikan antusiasme penumpang masih tetap tinggi. Untuk menghindari lonjakan dan penumpukan, pihaknya melakukan pembagian penumpang secara merata ke beberapa jadwal keberangkatan kapal.
“Dari yang awalnya mencapai 1.600 penumpang per kapal, sekarang sudah dibagi rata jadi sekitar 800 penumpang,” jelas Fredy, Selasa (15/7/2025).
Ia menambahkan, kapasitas maksimal kapal yang digunakan di Tarakan dapat mencapai 2.000 orang. Namun demi kenyamanan dan penyesuaian dengan pelabuhan tujuan, Pelni membatasi jumlah penumpang yang naik.
“Contohnya untuk keberangkatan tanggal 20, 23, 25 hingga 31 Juli, penumpang per kapal hanya sekitar 300 sampai 400 orang. Jadi masih jauh di bawah kapasitas maksimal,” ungkapnya.
Ia juga mengonfirmasi penumpang yang tidak mendapat kursi (non-seat) hanya terjadi karena tingginya intensitas perjalanan di masa liburan. Namun hal itu telah mendapatkan dispensasi khusus dari Kementerian Perhubungan dan hanya berlaku sementara hingga akhir Juli.
“Kemarin memang pengajuan kami terkait tambahan kapasitas penumpang. Kami mengurus terkait perizinannya ke Kementerian Perhubungan dan kami mendapatkan dispensasi itu hanya nanti diberikan sampai akhir Juli. Setelah itu kalau sudah kembali normal ya sudah nggak bisa lagi untuk pemberian non-seat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Ramli







