BPDPKS Siap Bantu Petani Sawit di Kaltara

benuanta.co.id, BULUNGAN – Tanaman kelapa sawit milik masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara mendapatkan perhatian besar dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Jika tidak produktif lagi maka BPDPKS ini akan memberikan bantuan untuk dilakukan penggantian tanaman tua dengan benih unggul.

Hal itu diungkap Muhammad Rahmat selaku Staf Direktorat Kemitraan BPDPKS dalam sosialisasi kelapa sawit yang dihadiri petani sawit Kabupaten Bulungan mengatakan peremajaan sawit rakyat (PSR) terselenggara atas kerjasama dengan Komisi XI DPR RI dan difasilitasi oleh Yayasan Mahapatih Gajah Mada.

Baca Juga :  Rekrutmen PT KAI di Luar Kaltara Picu Polemik, Ekonom Minta Utamakan Tenaga Kerja Lokal

“Jadi, PSR ini untuk intensifikasi karena kelapa sawit ini ada masa produktifnya jika sudah lewat maka harus diganti dengan tanaman baru,” ucap Rahmat kepada benuanta.co.id, Senin, 25 September 2023.

Kata dia, di Provinsi Kaltara program PSR sudah berjalan namun memang menemui kendala, salah satunya usia tanamnya masih rata-rata 10 tahunan bahkan dibawahnya. Sedangkan PSR baru dapat berjalan jika usia sawit diangka 20 hingga 25 tahun.

Persoalan lainnya yang ditemui, belum terpenuhinya soal lahan yang bersertifikat, kelembagaan.

Baca Juga :  Hyper 5G Telkomsel Dukung Kelancaran Perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang dan Pontianak

“Dengan sosialisasi awal ini tidak sia-sia sebenarnya dan adanya gunanya, 10 tahun ke depan petani di Kaltara sudah bisa menyiapkan PSR baik dokumen, legalitasnya, pembentukan kelembagaan,” jelasnya.

Rahmat menyebutkan untuk PSR, petani berhak menerima dana sekitar Rp 30 juta per hektarnya, dan maksimal kepemilikan lahan yang dapat diberikan dana seluas 4 hektar.

“Dengan luasan 4 hektare maka petani menerima dana sebesar Rp 120 juta maksimal per petani. Ini tidak diperuntukkan untuk perusahaan tapi petani rakyat,” sebutnya.

Baca Juga :  Telkomsel Area Pamasuka Siaga Melayani Sepenuh Hati Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun berharap petani rakyat di Bulungan untuk memanfaatkan program yang ditawarkan oleh BPDPKS, dimana ada beberapa hal bisa ditindaklanjuti salah satu program beasiswa, bantuan sarana dan prasarana jalan disekitar kebun kelapa sawit.

“Kegiatan replanting di Kaltara kan belum waktunya, saya harap BPDPKS bisa dikenal oleh masyarakat bahwa kehadirannya untuk membantu petani sawit, dananya diambil dari potongan ekspor CPO,” singkatnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *