Jelang Idul Adha, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Malinau Naik

benuanta.co.id, MALINAU – Jelang idul adha 1444 H, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malinau melakukan tinjauan langsung ke pasar tradisional.

Tinjauan yang dipimpin oleh Asisten I Pemkab Malinau, H. Kamran Daik bersama Kepala Bappeda-Litbang Malinau, Agustinus, Kabag Ekonomi & SDA Malinau, Erly Sumiati, Kabid Perdagangan Disperindagkop Malinau, Yeni Erlina dan anggota TPID ini, bertujuan untuk mencegah terjadinya inflasi bahan kebutuhan pokok yang ada di Malinau.

Saat dikonfirmasi Asisten I Pemkab Malinau yang akrab disapa Kamran mengatakan, kalau tinjauan ini selalu rutin dilakukan oleh pihaknya khususnya saat mendekati hari perayaan besar seperti hari perayaan idul fitri, idul adha dan hari natal.

Baca Juga :  Pertamina Tambah 10 Ribu Tabung Gas LPG 3 Kg di Bulungan

“Karena pada momen-momen itulah harga sembako sering mengalami kenaikan harga, oleh karena itu tinjauan ini kita lakukan agar harga Sembako bisa terus stabil,” kata Kamran saat dihubungi pada Jumat, 23 Juni 2023.

Ia mengungkapkan selama melakukan sidak Pasar pihaknya tidak menemukan adanya kenaikan harga yang signifikan terhadap bahan Sembako yang diperjualbelikan. Hal ini termasuk juga dengan ketersediaan bahan komoditi pokok yang diklaim masih aman oleh ketua TPID Kabupaten Malinau.

Baca Juga :  Pengawasan Bersama Penyaluran LPG 3 Kg di Tarakan Utara

“Kondisi masih stabil karena jumlah ketersediaan bahan pokok dengan jumlah permintaan masih berimbang, meski sudah ada beberapa bahan pokok yang kita pantau mengalami kenaikan, namun tidak signifikan,” ungkapnya.

Adapun bahan-bahan pokok yang mengalami kenaikan harga dijelaskan Karman ialah cabai, bawang merah dan bawang putih, menurutnya ketiga bahan pokok ini mengalami kenaikan selama jelang perayaan idul adha. Sehingga pihaknya pun ingin terus melakukan kontrol pasar agar kenaikan pada bahan pokok ini tidak semakin tinggi khususnya saat menjelang hari perayaan idul adha.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok di Nunukan Stabil, Stok Disebut Melimpah

“Kita tanya pedagang, katanya harga awalnya Rp. 40 hingga 45 ribu/Kg, kini mengalami kenaikan sebesar Rp 5 ribu, termasuk juga harga ayam potong yang awalnya harganya Rp. 50 ribu/Kg, kini jadi Rp. 55 ribu/Kg,” lanjutnya lagi.

“Makanya sidak pasar ini penting kita lakukan agar kita juga dapat mengetahui dan mencegah terjadinya kenaikan harga bahan pokok,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *