Gubernur Kaltara Kembali Renovasi 25 Rumah Tak Layak Huni di Nunukan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Fokus mengurangi persoalan perumahan kumuh tak layak huni, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan kembali melaksanakan program bedah rumah kepada masyarakat yang memiliku rumah tak layak huni.

Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPR) Perkim, Provinsi Kaltara, Muhammad Arisa, ST., menjelaskan tahun ini akan ada sekitar 25 rumah kumuh tak layak huni yang menjadi sasaran dari program bedah rumah.

Di mana 25 rumah itu berlokasi di Kabupaten Nunukan dan dianggap harus segera direhabilitasi.

“Data-data warganya sudah ada dan semuanya berlokasi di Kabupaten Nunukan, tinggal kita jalankan program bedah rumah ini saja,” kata Arisa, Selasa (27/8/2024).

Ia menerangkan warga yang tersasar program ini merupakan rujukan dari pihak kementerian atau pemerintah pusat. Di mana melalui data dan rekomendasi pemerintah pusat, DPUPR-Perkim Kaltara akan mengalokasi anggaran untuk dilakukannya program bedah rumah.

“Jadi bukan dari kita yang menentukan sasarannya, melainkan dari kementerian karena mereka punya standar terkait rumah kumuh ini. Karena sasarannya sudah ada maka program ini akan segera kita jalannya sesuai dengan visi-misi gubernur Kaltara tentang pengurangan rumah tak layak huni masyarakat,” terangnya.

Dalam menjalankan program ini, Arisa membeberkan pihaknya akan menyiapkan sekitar Rp 20 juta per unit rumah yang akan direnovasi.

“Tapi kita tidak memberikannya dalam berbentuk uang melainkan berbentuk bahan dan pekerjanya juga sudah ada, jadi masyarakat ini tinggal terima jadi saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menegaskan dalam menjalankan visi-misinya sebagai kepala daerah, dirinya tidak hanya berkomitmen untuk membangun Kaltata dari perkotaan saja. Melainkan menyasar ke desa hingga pelosok Kaltara. Salah satunya yaitu membantu masyarakat dalam mendapatkan tempat tinggal yang layak huni.

“Saya paham betul masih banyak masyarakat kita di pelosok sana yang masih tinggal di rumah yang kondisinya sudah tidak layak. Kita komitmen kalau hal itu harus kita selesaikan dengan menjalankan program renovasi rumah, makanya secara bertahap akan terus kita programkan,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *