benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Percepatan peningkatan nilai realisasi investasi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kaltara turut mendorong peran dari kabupaten kota.
Pasalnya dalam mendapatkan hasil maksimal dari nilai realisasi investasi Kaltara, DPMPTSP Kaltara butuh sinergitas dari kabupaten kota dalam menawarkan potensi Sumber Daya Alam (SDA).
“Karena beberapa kegiatan investasi kita juga berada di wilayah pemerintah kabupaten dan kota, sehingga semua pihak juga harus terlibat dalam mendorong kegiatan investasi ini,” kata Kepala DPMPTSP Kaltara, Fery Ferdinand Bohoh pada Rabu 23 Juli 2025.
Ia menjelaskan beberapa proyek investasi strategis nasional terbagi di beberapa daerah di Kaltara, seperti KIPI, RSUD dan lainnya di Kabupaten Bulungan, Pelabuhan Nasional di Kabupaten Tana Tidung (KTT), investasi industri kertas dan perikanan di Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan.
“Oleh sebab itu setiap peran daerah juga sangat dibutuhkan baik dalam hal promosi investasi dan kemudahan perizinan investasi. Agar investasi mudah masuk dan berjalan di daerah,” tuturnya
“Dalam hal ini kita di provinsi juga akan melakukan hal serupa, pasalnya kemudahan investasi dan kemudahan proses investasi sangat berpengaruh besar terhadap pembangunan ekonomi daerah,” tambah Ferdinand.
Dalam meraih hasil maksimal pada capaian realisasi investasi, DPMPTSP Kaltara juga mendorong agar setiap daerah bisa mencapai target maksimal investasi. “Setiap Daerah baik kabupaten dan kota tentu punya target realisasi investasi masing-masing dan target itulah yang kita dorong untuk bisa cepat terealisasi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Endah Agustina







