Dorong UMKM Kuliner Gunakan Bahan Baku Asal Indonesia

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dukung standarisasi produk nasional, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dorong pelaku UMKM sektor kuliner untuk menggunakan bahan baku lokal.

Terlebih, kondisi geografis Kaltara yang dekat dengan negara tetangga menjadi tantangan tersendiri dalam penggunaan bahan-bahan produksi lokal. “Banyak di beberapa titik-titik wilayah Kaltara. Padahal seharusnya untuk produk lokal kita harus menggunakan bahan dari lokal juga,” kata Kepala Disperindgakop Kaltara, Hasriyani, Kamis, 10 Juli 2025.

Menurut Hasriyani penggunaan bahan mentah pada produk lokal Kaltara dinilai mempengaruhi Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) yang diberikan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Produk lokal berstandar SNI, harus teruji dahulu sebum dianggap sudah memenuhi standar dan salah satunya ialah menggunakan bahan mentah lokal.

“Saat mengajukan label halal dan label SNI, pihak-pihak terkait akan datang memeriksa termasuk asal bahan mentahnya dan disinilah terkadang produk kuliner kita gagal, meski sudah memiliki packing yang berkualitas dan bagus,” terang Hasriyani

“Karena beberapa kasus ada yang ditemukan masih menggunakan bahan mentah seperti gula dan tepung dari Malaysia, makanya penggunaan bahan dari Malaysia ini juga menjadi persoalan bagi pelaku UMKM yang mau mengurus label halal dan label SNI,” tambahnya.

Menurutnya, hal ini sudah menjadi syarat dari pemerintah pusat dalam kepengurusan label SNI. “Standarnya dari pemerintah pusat dan kementerian memang sudah seperti ini. Tapi disisi lain hal ini juga membantu produk lokal Indonesia untuk lebih terjual sekaligus mengurangi kebutuhan barang Impor,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *