benuanta.co.id, BULUNGAN – Warga perbatasan dan pedalaman yang ada di Kabupaten Nunukan dan Malinau diprioritaskan untuk dilayani menggunakan subsidi ongkos angkutan (SOA), baik barang maupun penumpang.
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang sebelumnya mengatakan, akan memprioritaskan program SOA sebagai salah satu langkah pemerintah untuk menekan disparitas atau kesenjangan harga di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Selain itu, ditujukan untuk memudahkan aksesibilitas warga perbatasan di tengah kondisi akses darat yang belum baik.
Berdasarkan instruksi Gubernur Kaltara itu, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Provinsi Kaltara selaku leading sector tengah melakukan upaya percepatan.
“Saat ini PPK dan PPTK-nya lagi verifikasi administrasi secara langsung yang tadi diupload melalui E-Katalog, karena semua diarahkan menggunakan E-Katalog,” ucap Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara, Hasriyani kepada benuanta.co.id, Jumat, 23 Juni 2023.
Dia menjelaskan, semua armada angkutan dari darat, udara dan sungai saat ini menggunakan E-Katalog. Namun dari kelompok kerja (Pokja) nanti akan menyesuaikan spesifikasi kesesuaian dari perusahaan atau armada dengan spesifikasi wilayah.
“Tim juga tengah melakukan jemput bola apakah yang diupload di E-Katalog benar atau tidak. Selain barang kita juga tangani penumpang,” paparnya.
Anggarannya sendiri untuk SOA barang sebesar Rp 8 miliar, sedangkan SOA penumpang sebesar Rp 7 miliar sehingga total anggaran yang dikelolanya hingga akhir tahun sebesar Rp 15 miliar.
“Anggaran itu untuk 2 kabupaten yakni Nunukan dan Malinau. Rutenya tetap sama hanya yang ini mekanisme pelaksanaannya fleksibel,” ujarnya.
Hasriyani menjelaskan, mekanisme pelaksanaan yang fleksibel ini di antaranya tidak monoton menunggu jadwal baru dilakukan penerbangan.
“Fleksibel tergantung dari sifatnya urgent atau menyesuaikan dengan kebutuhan,” bebernya.
Untuk diketahui, SOA barang di Nunukan di antaranya Kecamatan Krayan menggunakan jalur udara dan darat, Kecamatan Lumbis dengan jalur perairan dan Kecamatan Sei Menggaris dengan jalur perairan.
Sedangkan SOA barang di Malinau di antaranya Kecamatan Pujungan, Bahau Hulu, Mentarang Hulu dan Sungai Tubu menggunakan jalur perairan. Kemudian Kecamatan Long Ampung menggunakan jalur udara dan Kecamatan Apau Kayan dengan jalur darat.
Sementara SOA penumpang dengan rute pulang pergi di antaranya dari Tanjung Selor ke Mahak Baru, Long Pujungan, Long Alango, Long Bawan dan Long Ampung.
Rute Tarakan yakni ke Long Layu, Long Bawan dan Long Ampung. Rute dari Nunukan yakni ke Long Layu dan Binuang. Lalu rute Malinau ke Long Bawan dan Binuang. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Yogi Wibawa







