benuanta.co.id, BULUNGAN – Setelah pihak Korem 092 Maharajalila dan Kodim 0903 Bulungan melakukan upaya persuasif selama 6 bulan lamanya, sejak Januari hingga Juni 2022 terhadap warga yang menempati lahan eks Kipan D Yonif 613/RJA di Jalan Trans Kaltara tepatnya di Gunung Seriang agar dikosongkan.
Selama itu juga tidak ada pergerakan untuk meninggalkan lokasi eks Kipan D, hingga akhirnya pada hari ini dilaksanakan pemurnian lahan dengan menurunkan ratusan personel gabungan dan alat berat.
Pemurnian lahan eks Kipan D Yonif 613/RJA yang ditempati oleh warga ahli waris almarhum W.S Singal langsung dipimpin Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Rifki didampingi Dandim 0903 Bulungan Kolonel Inf Akatoto.
“Karena sudah beberapa kali kita lakukan pertemuan dan peringatan 3 kali, ternyata tidak tanggapan untuk meninggalkan dan mensterilkan lokasi. Sehingga hari ini kita lakukan pemurnian dan pembersihan,” ucap Kepala Penerangan Korem 092 Maharajalila Mayor Andi Nasharuddin kepada benuanta.co.id, Selasa 26 Juli 2022.
Dia mengatakan personel yang dilibatkan ratusan orang diantaranya personel Korem, Kodim, Brigif 24 Bulungan Cakti, Denpom VI/3 Bulungan, Polres Bulungan dan Satpol PP Bulungan. Warga yang menempati lahan itu ada 6 kepala keluarga.
“Jumlah personel yang kita turunkan sebanyak 150 orang. Sebelum kita pemurnian, terdata ada 6 KK dan setelah kita berikan surat peringatan menjadi 11 KK namun rumah-rumahnya ada yang sudah kosong,” tuturnya.
Mayor Andi Nasharuddin menyebutkan setelah steril akan ditempatkan personel untuk melakukan penjagaan aset dan lahan yang ada di eks Kipan D ini.
“Nanti personel akan kita tempatkan disini, secara bergantian melakukan penjagaan dari Kodim dan Brigif,” bebernya.
“Mereka sempat menanyakan dokumen kita, kita perlihatkan jika lahan ini sudah tercatat di Inventaris Kekayaan Negara (IKN) dan tercatat di Kementerian Keuangan,” sambungnya.
Sementara itu, itu Dandim 0903 Bulungan Kolonel Inf Akatoto mengatakan pada hari ini langkah yang diambil pertama mengeluarkan para penghuni rumah, setelah itu membersihkan diantaranya bangunan yang tidak digunakan dan pepohonan yang ada. Setelah bersih akan dilakukan pembangunan untuk satuan yang ada dibawah Korem 092 Maharajalila.
“Jalannya kita palang dulu supaya tidak ada yang masuk. Tapi kalau ada yang mau ambil jendela, pintu kami persilahkan dengan catatan minta izin sama kita,” ujar Akatoto.
Dia menjelaskan barang milik keluarga almarhum W.S Singal yang ada akan dibawa ke rumah susun (Rusun) milik Pemkab Bulungan, hal itu setelah mendapatkan persetujuan dari Bupati Bulungan.
“Bagi yang tidak punya tujuan kita bawa ke rusun, tapi yang ada rumah mereka bawa sendiri. Karena sebagian besar mereka punya rumah selain disini,” paparnya.
Bahkan Kodim telah menyiapkan 5 unit rumah kontrakan untuk penghuni yang tidak memiliki rumah. Kata dia, rumah kontrakan itu telah disewa selama 3 bulan lamanya.
“Kontrakan itu jadi kita siapkan ada 5 unit, semuanya ada di wilayah Kilometer 2,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







