benuanta.co.id, BULUNGAN – Asap mengepul terlihat di salah satu lahan di Jalan Poros Tanah Kuning tepatnya di Kilometer 4 Desa Jelarai menuju arah Polda Kaltara. Setelah di selidiki ternyata lahan yang rimbun dengan pepohonan dan semak itu terbakar.
Salah satu warga bernama Fauzi saat melintas menyebut api sudah menyala dan membesar sekitar pukul 11.45 Wita. Tak hanya itu dirinya pun berteriak karena kebakaran lahan itu dilalui jaringan listrik PLN dan dekat jalan raya.
“Saya singgah sebentar dan menginformasikan kepada orang-orang yang ada di dekat lokasi kebakaran agar waspada,” ujar Fauzi kepada benuanta.co.id, Kamis 2 Juni 2022.
Dirinya pun tidak dapat memastikan apa penyebab kebakaran lahan itu, pasalnya saat terbakar tidak ada orang di lokasi.
“Saya kurang tahu, karena api sudah membesar dan tidak ada orang di lahan terbakar itu,” ucapnya.
Tidak berapa lama petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan bersama tim Manggala Agni, Babinsa Kodim 0903/Bulungan dan personel kepolisian pun berdatangan untuk melakukan pemadaman.
“Kejadiannya sekitar jam 11.00 Wita, kami dapat laporan dan kami pun datang melakukan pemadaman dibantu oleh babinsa dan personel dari Polda Kaltara,” ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Bulungan Darmawan.
Dia menyebutkan pemadaman api ini membutuhkan waktu hampir 2 jam lamanya. Karena lahan yang terbakar kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar bahkan cuaca sangat terik.
“Pemadaman tadi berakhir di pukul 1 siang, petugas yang turun ada 24 orang itu gabungan,” sebutnya
Sementara armada yang diturunkan memadamkan api diantaranya mobil rescue mobil hilux BPBD Bulungan, mobil tangki BNPB milik BPBD Bulungan, 2 unit mobil pemadam Manggala Agni dan mobil Water Canon Polda kaltara.
“Peralatan yang digunakan untuk pemadaman itu 3 unit pompa jinjing, 1 unit mesin pompa besar, 5 unit kepyuk (tongkat pemukul api), 2 garukan besi, bak portabel isi 400 liter, 11 unit selang semprot, 3 unit nosel dan 4 unit selang penghisap dan penyedot air,” urainya.
Darmawan menuturkan lahan yang terbakar ini kurang lebih 1 hektare (Ha) dan pemilik lahan hingga saat ini belum ditemukan.
“Pemiliknya masih diselidiki pihak kepolisian,” tutupnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







